.
Karang Taruna Didorong Jadi Aktor Pembangunan Desa Ketahanan Sosial
Sosial

Karang Taruna Didorong Jadi Aktor Pembangunan Desa Ketahanan Sosial

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Ketua Karang Taruna Kabupaten Purworejo, Slamet Supriyanto mendorong agar penyuluh sosial di Kabupaten Purworejo aktif menggandeng aktivis Karang Taruna sebagai motor penggerak Desa Ketahanan Sosial.

Dorongan itu Slamet ungkapkan saat memberikan materi dalam kegiatan Pelatihan Dasar Bagi Penyuluh Sosial Masyarakat, di Kelurahan Baledono, Jumat (13/12/2019) siang. Slamet menegaskan, agar terwujud desa berketahanan sosial, maka seluruh elemen harus dilibatkan, termasuk aktivis Karang Taruna di tingkat desa.

Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda yangn tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial bersama. Dan semua demi kepentingan masyarakat. Jadi sebisa mungkin nantinya penyuluh sosial ini mampu bersinergi dengan kader-kader Karang Taruna dalam mewujudkan desa ketahanan sosial,” ungkapnya di hadapan puluhan calon penyuluh sosial.

Sebagai wadah dialektika pemuda desa, mewujudkan desa berketahanan sosial merupakan salah satu tugas pokok yang harus diemban oleh Karang Taruna. Olehnya pihaknya yakin kader-kader Karang Taruna mampu membantu penyuluh sosial dalam menjalankan tugasnya. 

Salah satu Tugas Karang Taruna adalah melakukan pendampingan sekaligus pemberdayaan kepada masyarakat. Jadi tidak sulit jika nantinya teman-teman Karang Taruna di desa ini turut andil membantu para penyuluh,” ujar Slamet.

Dijelaskan, pelaksanaan pengembangan desa berketahanan sosial tetap mengacu kepada Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 12/HUK/2006 Tentang Model Pemberdayaan Pranata Sosial Dalam Mewujudkan Masyarakat Berketahanan Sosial.

Pada kebijakan tersebut diamanatkan, bahwa ketahanan sosial masyarakat pada komunitas lokal dapat diketahui dari empat dimensi yakni, Perlindungan sosial bagi kelompok rentan, miskin, dan penyandang masalah sosial lainnya serta partisipasi masyarakat dalam mengikuti kegiatan organisasi sosial lokal.

Kemudian yang harus diepenuhi untuk mewujudkan desa ketahanan sosial adalah adanya pengendalian terhadap konflik sosial dan tindak kekerasan, dan pemeliharaan kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam dan sumber daya sosial,” kata Slamet.

Dan itu sudah merupakan tugas-tugas Karang Taruna selama ini,” imbuhnya.

Hadir dalam kesempatan itu, puluhan calon penyuluh sosial dari berbagai desa di Kabupaten Purworejo. Mereka mendapatkan materi tentang tugas pokok dan fungsi menjadi penyuluh sosial.

Nantinya mereka akan diterjukan di masing-masing desa untuk menjadi penyuluh sosial mendampingi tugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK),” ungkap Sekretaris Dinas Sosial Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disnsosduk KBPPPA) Kabupaten Purworejo, Sri Lestari.