.
Bendungan di Sungai Kedunggupit Ambrol, Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam
Peristiwa

Bendungan di Sungai Kedunggupit Ambrol, Ribuan Hektare Sawah Terancam Gagal Tanam

Pituruh,(purworejo.sorot.co)--Akibat ambrolnya bendungan di Desa Kalikotes Kecamatan Pituruh, sejumlah lahan pertanian milik warga terancam gagal tanam. Pasalnya, pasca ambrolnya bendungan, lahan seluas 1.129 hektare ini tidak mendapatkan aliran air yang memadai.

Camat Pituruh Yudhie Agung Prihatno didampingi oleh UPT PUPR Kemiri, UPT Pertanian Pituruh, Kades Kalikotes, dan Kades Prapaglor, melakukan peninjau langsung di lokasi bendungan tersebut.

Yudhie Agung mengatakan, Sungai Kedunggupit yang berada di Desa Kalikotes ini menjadi penopang suplai air menuju ke lahan pertanian milik warga. Ambrolnya bendungan sepanjang 94 meter menyebabkan air sungai tidak bisa naik ke saluran irigasi.

Imbasnya lahan pertanian seluas 1.129 hektare yang meliputi 22 desa dan 2 kecamatan yakni Pituruh dan Kemiri terancam gagal tanam. Padahal seharusnya bulan Desember ini masa tanam pertama sudah selesai,” katanya saat meninjau bendungan yang ambrol, Jumat (13/12) sore.

Sementara itu, untuk dinding sungai yang berada di wilayah Desa Prapaglor juga dalam kondisi membahayakan karena mengalami longsor yang cukup parah. 

Untuk bantaran sungai yang di Desa Prapaglor, longsorannya hampir mencapai badan jalan penghubung Desa Prapaglor dan Desa Kalikotes yang dapat mengakibatkan putusnya akses jalan menuju beberapa desa,” jelasnya.

Dikatakan, pihaknya akan segera menindak lanjuti hal tersebut dengan berkoordinasi kepada pihak terkait, dengan harapan agar tidak berdampak terlalu panjang bagi petani.

"Kami akan melakukan koordinasi secara aktif dan mengharapkan tindak lanjut secara nyata dari pihak terkait agar penanganannya tidak hanya sebatas peninjauan tetapi segera dengan langkah nyata pembangunan yang dibutuhkan,” pungkasnya.