Ditutup Sementara, Sejumlah Objek Wisata di Purworejo Dipasang Pengumuman
Wisata

Ditutup Sementara, Sejumlah Objek Wisata di Purworejo Dipasang Pengumuman

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo telah menutup seluruh objek wisata yang dikelola Pemda setempat. Penutupan tersebut dilakukan selama enam belas hari, terhitung mulai tanggal 16 hingga 30 Maret 2020 mendatang.

Menurut Agung Wibowo, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo, kebijakan tersebut dibuat seiring dengan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona (Covid-19). Langkah pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan meminimalisir keramaian, dengan cara meliburkan anak sekolah dan sebagian layanan, diharapkan dapat disikapi dengan bijak.

"Ini dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19, untuk sementara waktu, seluruh objek wisata kami tutup untuk umum," kata Agung Wibowo, Jumat (20/03/2020).

Dijelaskan, kebijakan tersebut sudah dipertimbangkan matang. Padahal tahun 2020 ditargetkan menjadi tahun kunjungan wisata Purworejo, dengan target wisatawan berkisar 1,5 sampai 2 juta orang. Namun pihaknya tetap optimis target itu akan tercapai, meski kebijakan ini dikeluarkan mendekati musim liburan. 

"Tentunya kebijakan ini tetap harus diambil dengan pertimbangan kesehatan dan keselamatan. Selama 16 hari nanti kami juga akan melakukan evaluasi, apakah penutupan akan dilanjutkan sampai musim libur lebaran atau terbatas pada enam belas hari kedepan," ungkapnya.

Disebutkan, untuk objek wisata yang ditutup diantaranya Goa Seplawan, Pantai Dewaruci, Kolam Renang Artha Tirta, Taman Geger Menjangan, dan Museum Tosan Aji.

Sementara Gedung Wanita, dan Alun-alun besar Purworejo, tetap dibuka untuk umum, mengingat tempat tersebut adalah fasilitas umum.

Walaupun tempat wisata ditutup untuk umum, namun seluruh pegawai Dinparbud yang bertugas di lokasi wisata, tetap masuk seperti biasa. Mereka diberikan tugas untuk menjaga dan melakukan aktivitas pembersihan lokasi wisata selama masa penutupan berlangsung.

Pihaknya juga menghimbau kepada pengelola wisata swasta dan masyarakat untuk sementara menghentikan operasional. Meski berdampak pada penurunan pendapatan, namun dalam situasi darurat Covid-19, semua dikesampingkan dengan alasan keselamatan.

Tidak berhenti disitu, selama masa penutupan, Dinparbud menghimbau kepada seluruh pengelola objek wisata untuk melakukan gerakan pembersihan dengan desinfektan dan atau alat kebersihan lainnya.

Sementara selain menutup objek wisata, ujar Agung, Dinparbud Kabupaten Purworejo juga akan menunda kegiatan yang bersifat mengundang keramaian. Menurutnya, sepanjang bulan Maret - April 2020, terdapat beberapa kegiatan yang melibatkan banyak orang.

"Seperti pertunjukan rutin di Amphiteatre Alun-alun, Tribun WR Soepratman di Somongari yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 19 sampai 22 bulan ini, kegiatan Pepapri, manasik haji anak PAUD, lomba nyanyi dan Marching Band di Alun-alun, semuanya kita tunda sementara waktu," pungkasnya.