Gubernur Minta Pelaku Usaha Kreatif Sikapi Pendemi
Ekonomi

Gubernur Minta Pelaku Usaha Kreatif Sikapi Pendemi

Purworejo,(purworejo.sorot.co)–Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pelaku usaha untuk tidak loyo dalam menjalankan bisnis meski di tengah situasi pandemi saat ini. Gubernur menyatakan, pandemi tidak selalu berdampak buruk bagi perkembangan dunia usaha.

Hal itu Gubernur tandaskan saat mengunjungi peternakan kambing perah Lumut Sutra di Kelurahan Kledung Karang Dalem Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo, Rabu (7/10/2020). Ganjar optimis, jika dilakukan dengan penuh inovasi dan kerja keras, dunia kreatif di Purworejo akan berkembang di tengah pandemi Covid-19.

Ketika kita bisa berkreasi, bisa berinovasi, tidak menggunakan jalan utama dan memanfaatkan jalur alternatif, maka pandemi bisa menjadi peluang, tuturnya.

Peternakan kambing perah Lumut Sutra menjadi bukti bahwa dunia usaha mampu berkembang, bahkan membawa untung walau di masa pandemi saat ini. Peternakan yang digagas oleh pemuda setempat ini sampai kewalahan menerima order pesanan. 

Mereka punya ide, berkreasi, lalu memanfaatkan teknologi informasi untuk memasarkan produk, lewat medsos, cara penjualan seperti itu berjalan bagus. Saya berharap cerita di Purworejo ini bisa menginspirasi pemuda lain untuk kreatif menyikapi pandemi, eksistensi usaha ini juga akan membuka peluang pekerjaan bagi orang lain, tegasnya.

Pemilik peternakan Lumut Sutra Zain Panji Pangestu mengatakan, usahanya tidak terkendala pandemi Covid-19. Bahkan, permintaan terus meningkat dan belum mampu tercukupi oleh hasil produksi. 

Peternakan Lumut Sutera memerah susu kambing Kaligesing, Sanen, Safera, dan Jawa Randu. Peternakan itu baru memiliki sepuluh kambing betina yang produktif menghasilkan susu. Menurutnya, tidak ada perbedaan kualitas susu dari semua jenis kambing itu.

Kapasitas produksi kami baru lima hingga enam liter susu murni pasteurisasi perhari, ungkapnya.

Susu kambing dijual Rp 25 ribu perliter, atau Rp 10 ribu untuk kemasan botol plastik bervolume 250 mililiter. Zain berencana meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun kandang baru di kawasan pinggiran Kota Purworejo.