Masyarakat Purworejo Harus Memakai Masker, Disiplin Kunci Laju Penurunan Penyebaran Covid-19
Peristiwa

Masyarakat Purworejo Harus Memakai Masker, Disiplin Kunci Laju Penurunan Penyebaran Covid-19

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pjs Bupati Purworejo Yuni Astuti yang mengantikan Bupati terdahulu kini secara otomatis menjadi ketua satgas penanganan Covid-19 kabupaten Purworejo. Pihaknya meminta agar masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan. Hal tersebut dikemukakan saat menggelar jumpa pers dengan para awak media yang bertugas di wilayah Purworejo bertempat di Ruang Arahiwang Setda kabupaten Purworejo, Kamis (15/10/2020) sore.

Seluruh masyarakat harus memakai masker, katanya.

Menurutnya, yang menjadi kunci penurunan laju penyebaran Virus Covid-19, yakni masyarakat.  

Penegakan protokol kita lakukan setiap hari sampai akhir tahun, ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini ditangannya purworejo menjadi kabupaten yang tingkat kesembuhan Covid meningkat. 

Recavered tanggal 13 kita nomor 1 di Jateng, tanggal 14 nomor 12 dan hari ini nomor 1 lagi. Artinya puskesmas, rumah sakit dan elemen kesehatan baik semua, ujarnya.

Selain itu, Yuni Astuti mengungkapkan, meskipun dirinya hanya memimpin di Purworejo selama kurang lebih 71 hari pihaknya perlu menjalin sinergitas dengan berbagai media yang ada di wilayah yang dipimpinnya. 

Media bagi pemerintah sangatlah penting untuk mensosialisasikan progam-progam yang telah dibuat agar publik menjadi tau dan dapat memberikan saran untuk keepannya, tuturnya.

Yuni menambahkan, saat dirinya menjabat sebagai pjs bupati ia diberikan amanah oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mengawal pembangunan bendungan Bener. Pembangunan Mega proyek Bendungan Bener akan ditarget akan segera rampung beberapa tahun kedepan. 

Ada 1 sektor yang di titipkan kepada saya untuk percepatan tahapan pembangunan bendungan bener, ucap Yuni yang sebelumnya menjabat sebagai Kabiro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jateng.

Namun menurutnya tugasnya tidak hanya itu saja, akan tetapi juga mempunyai tugas memfasilitasi terselenggaranya pilkada serentak 2020. Menjaga neralitas ASN juga menjadi prioritas kerjanya selama pilkada. 

Pemilih pilkada diperkirakan turun secara nasional disebabkan oleh merasa tidak aman dari covid-19, memastikan pemilih merasa aman untuk mencoblos, itu yang kita upayakan,” pungkasnya.