Target Parkir Tak Tercapai, Dishub Diminta Genjot Pendapatan Retribusi Tahun Ini
Ekonomi

Target Parkir Tak Tercapai, Dishub Diminta Genjot Pendapatan Retribusi Tahun Ini

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Target pendapatan retribusi parkir tepi jalan umum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Purworejo dipastikan naik di tahun 2021. Tak tanggung-tanggung target pendapatan parkir naik dua kali lipat besarnya. 

Tahun 2020, target pendapatan disektor parkir dipatok senilai Rp 3 miliar lebih, sementara untuk tahun ini target pendapatan ditetapkan di angka Rp 6 miliar lebih. 

Memang di tahun 2021 ini kenaikan ini signifikan. Tapi dasar kenapa ditingkatkan tentu sudah dipertimbangkan masak-masak. Dan dari dinas juga sudah menyatakan kesiapannya, ungkap Ketua Komisi III DPRD Purworejo, Sekar Ati Argorini usai rapat dengan Dishub dan kordinator parkir di kantor Dishub setempat, Senin (11/1/2021). 

Olehnya, Sekar mendorong agar Dishub Puworejo bekerja keras untuk bisa memenuhi capaian target yang ada. Apalagi ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan seperti mereka belum mampu memenuhi target yang ditetapkan setiap tahunnya.  

Olehnya kami meminta kepada Dishub untuk lebih bekerja keras sehingga target ditahun 2021 dapat rercapai, pinta Sekar.

Dari target-target sebelumnya belum bisa mencapai 100 persen. Ini juga menjadi catatan, apalagi untuk tahun 2021 ada kenaikan, kata Sekar menambahkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III, Subeno mengungkapkan, sudah selayaknya pendapatan dari parkir ditingkatkan. Mengingat di lapangan menunjukkan jika tingkat keramaian parkir semakin tinggi. Selain itu masih ada beberapa titik parkir yang selama ini belum tergarap, belum dipungut biaya parkir. 

Yang penting juga adalah kordinasi antara kordinator parkir dan Dishub. Jika ada kendala dibicarakan sehingga target bisa tercapai secara maksimal, kata Subeno.

Selain itu, tarif-tarif parkir di tempat wisata juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Dimana tarif yang ada berbeda tarif parkir jalan umum. Dan tarif yang ditetapkan juga dinilai realistis dengan kondisi yang ada. 

Pelakana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Purworejo, Boedi Hardjono mengatakan jika pihaknya akan memaksimalkan kinerjanya untuk bisa memenuhi target yang telah ditetapkan. Pihaknya telah menyiapkan beberapa opsi agar pendapatan itu bisa diraih. 

Ada beberapa titik yang selama ini belum dipungut tarif parkir. Padahal di titik itu ramai sekali. Dan di tahun 2021 ini ada penambahana beberapa titik parkir baru. kata Boedi. 

Disinggung mengenai capaian tahun 2021 yang hanya mencapai sekitar 85 persen, Boedi menyebutkan jika pandemi memang menjadi kendala utama. Dia menyebut jika ada beberapa titik parkir yang tidak bisa dipungut karena memang tidak adanya kegiatan.

Dulu pendapatan tinggi dari parkir CFD. Tapi sejak ada pandemi ini kan CFD ditutup. Selain itu pertokoan juga sepi karena ada kebijakan WFH, sehingga masyarakat banyak yang memilih belanja online, tambahnya.