Pilkades Wajib Terapkan Prokes, Pengadaan APD Dapat Gunakan DD
Pemerintahan

Pilkades Wajib Terapkan Prokes, Pengadaan APD Dapat Gunakan DD

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 3 Mei 2021 mendatang mengharuskan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Hal itu dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Purworejo. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Purworejo Agus Ari Setiyadi mengungkapkan jika pemberlakuan penerapan protokol kesehatan dalam pilkades itu menjadi hal yang tidak bisa ditawar. 

Mendasarkan pada surat edaran dari Menteri Dalam Negeri, jika daerah tidak siap untuk menerapkan hal tersebut, maka daerah wajib menunda bahkan membatalkan proses Pilkades serentak. 

Ini adalah tantangan bagi kita yang tentunya membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik itu camat maupun panitia di desa, kata Agus saat pengarahan Kepala Desa dalam ramgka Pilkades, Selasa (19/1/2021) di Pendopo Kabupaten.

Untuknya, desa yang melaksanakan Pilkades dapat menggunakan Dana Desa (DD) untuk pengadaan piranti perangkat kebutuhan prokes.  

Memang kebutuhan untuk pengadaan APD (alat pelindung diri) itu tidak tercover dalam bantuan Pemkab. Desa diarahkan untuk menggunakan dana desa untuk hal tersebut, katanya.

Menurut Agus Ari anggaran untuk pengadaan APD itu sendiri dipastikan berbeda antara desa satu dengan yang lain. Hal ini ditentukan oleh jumlah pemilih yang akan mengikuti proses Pilkades tersebut. 

Tidak kalah penting, pihaknya menyebut dalam penyelenggaraannya nanti, desa juga harus mengikuti aturan main. Dimana untuk desa yang memiliki jiwa pemilih lebih dari 500 orang harus membuka tempat pemungutan suara (TPS) baru. 

Selama ini untuk penyelenggaraan pilkades memang hanya menggunakan satu TPS saja. Dan biasanya kegiatan itu diselenggarakan di balai desa setempat. 

Jumlah pemilihnya 501 itu harus membuka 2 TPS. Apalagi kalau lebih, katanya.