Masih Lapis Tanah, Peningkatan Jalan Diponegoro Butuh Anggaran Rp 69 Miliar
Ekonomi

Masih Lapis Tanah, Peningkatan Jalan Diponegoro Butuh Anggaran Rp 69 Miliar

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Purworejo akhirnya meresmikan proyek peningkatan Jalan Diponegoro di Desa Jogoresan Kecamatan Purwodadi. Peningkatan jalan Kabupaten yang masih lapis tanah tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian, Selasa (16/2/2021). 

Penandatangan batu prasasti dilakukan di Ruang Bagelen Kompleks Setda disaksikan oleh Turut Kepala DPUPR Suranto, Kepala Dinpermasdes Agus Ari Setiyadi, Kepala Desa Jogoresan Ganang Rohmadi dan beberapa pejabat terkait.

Bupati mengungkapkan, kegiatan pembangunan jalan di wilayah selatan, merupakan bagian dari kegiatan skala nasional yang diharapkan akan membawa dampak positif bagi perkembangan wilayah Kabupaten Purworejo. Terlebih dengan telah beroperasinya Bandara YIA beberapa waktu yang lalu.

Bupati menambahkan, jalan pantai selatan (Pansela) saat ini masih dalam pembahasan oleh Pemerintah Pusat untuk ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional. Hal ini mengingat jalan tersebut diharapkan sebagai jalur utama distribusi barang atau jasa di sepanjang Pantai Selatan Jawa.

Pada Tahun 2016, Pemkab Purworejo telah memperbaharui SK Jalan Kabupaten serta melakukan up grade Jalan Diponegoro, dari yang semula berstatus Jalan Poros Desa menjadi Jalan Kabupaten,” kata Bupati. 

Dikatakan Bupati, Pemkab Purworejo sebenarnya secara bertahap telah melakukan peningkatan Jalan Diponegoro dari sisi barat (Nambangan). Bahkan pada tahun 2020, peningkatan jalan sejatinya akan dilanjutkan dari sisi timur yakni di wilayah Desa Jogoboyo.  

Namun dengan adanya Pandemi Covid-19, kegiatan tersebut mengalami refocusing mengingat alokasi anggaran difokuskan untuk sektor kesehatan. Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Desa Jogoresan telah berinisiatif melakukan peningkatan Jalan Diponegoro yang berada di wilayahnya melalui dana Pendapan Asli Desa (PADes).

Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Purworejo sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh masyarakat dan Pemerintah Desa Jogoresan. Mudah-mudahan ini bisa ditiru oleh desa lain yang dilalui Jalan Diponegoro,” imbuhnya.

Dengan adanya peningkatan Jalan Diponegoro dirinya berharap aktivitas masyarakat di wilayah Desa Jogoresan menjadi lebih lancar, dan pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. 

Kepala DPUPR Suranto menjelaskan, Jalan Diponegoro memiliki panjang lebih kurang 22,6 km yang berada dari Watukuro Kecamatan Purwodadi hingga Nambangan Kecamatan Grabag. Kondisi jalan sebagian besar masih berupa perkerasan tanah. Namun, Pemkab Purworejo secara bertahap telah melakukan peningkatan jalan tersebut.

Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun Jalan Diponegoro sepanjang 22,6 km sekitar Rp 69 miliar. Dengan anggaran yang terbatas, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap,” terang Suranto.