Polemik Ngingu Bareng Domba, Plh Bupati : Sudah Kita Peringatkan
Pemerintahan

Polemik Ngingu Bareng Domba, Plh Bupati : Sudah Kita Peringatkan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo, melalui pelaksana harian (Plh) Bupati Said Romadhon menegaskan bahwa pihaknya telah menegur Koperasi UMKM Indonesia (KOIN) selaku motor penggerak program Ngingu Bareng Domba. 

Diketahui, program Ngingu Bareng Domba kini tengah berada dipusaran polemik usai penyerta modal mereka, PT Mega Gemilang Jaya (MGJ) diadukan oleh salah satu kontraktor pembuat kandang domba yakni PT Ilver Jaya Pratama (IJP) karena dugaan penipuan. 

“KOIN sudah kita awasi sejak lama, dan sudah kita peringatkan orang-orangnya yang kantornya ada di KBN dan sekarang sudah pindah,” tegas Said Romadhon saat dikonfirmasi sorot.co, Kamis (18/2/2021) sore. 

Sekda mengungkapkan, pemerintah telah memanggil pengurus KOIN terkait usaha penggemukan kambing dengan sistem kemitraan yang melibatkan masyarakat Purworejo. Langkah pemerintah menegur KOIN lantaran persoalan belum beresnya ijin usaha koperasi yang didirikan KOIN.

Artinya kalau koperasi harus berbadan koperasi, belum ada lembaga resminya. Ya kita menegur dan memanggil (terkait badan hukum). Badan hukum itu kan oleh Kemenkumham, kita tidak berhak menerbitkan badan hukum. Kalau koperadi itukan dari dan untuk masyarakat,” kata Sekda.

Menyoal banyaknya masyarakat yang mengeluhkan belum berjalanya usaha Ngingu Bersama Domba ini, Said Romadhon melemparkan persoalan tersebut kepada KOIN selaku penggagas program. 

Ditanyakan KOIN saja, kita sudah memanggil, sudah menegur, sudah memperingatkan. Jadi kalau teknis banget saya kira ndak mungkin. Sudah kita panggil saat itu dikira kita mempersulit,” tandas Sekda. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi, salah Kepala Cabang KOIN Purworejo, Ali Rif’an mengungkapkan bahwa pihaknya mengamini adanya teguran oleh Pemkab. Namun pihaknya menegaskan teguran dilayangkan bukan dari Bupati Purworejo dan hanya terkait rekomendasi izin.

Kala (teguran) dari Bupati belum pernah ada teguran, teguran itu dulu dari dinas koperasi tapi itu karena hanya rekom, karena ijin kita kan dari nasional,” katanya.

Diwartakan sebelumnya, Program Ngingu Bareng Domba yang digagas KOIN di Kabupaten Purworejo kian hari kian tidak jelas. Ditengah kepanikan masyarakat yang tak kunjung menerima manfaat program tersebut, kini justru penyandang dana program KOIN diadukan ke Polres Purworejo.

Ya kita menerima adanya aduan, dan kita beberapa orang sudah kita mintai keterangan,” Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Agus Budi Yuwono.