Kapolda Janji 64 Warga yang Ditangkap Akan Dibebaskan Hari Ini
Peristiwa

Kapolda Janji 64 Warga yang Ditangkap Akan Dibebaskan Hari Ini

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi berjanji akan segera membebaskan 64 warga Desa Wadas yang sebelumnya ditangkap pihak kepolisian. Ia menegaskan seluruh Warga akan dipulangkan hari ini. 

Sebelumnya, warga terpaksa harus dibawa ke Mapolres Purworejo karena terlibat insiden dengan aparat polisi pada Selasa (08/02/2022) di Desa Wadas. Menurut polisi, mereka diduga berbuat anarkis dan melakukan tindakan yang dianggap membahayakan.

Saya tegaskan, kita bukan menahan tapi kita mengamankan. Curiga dalam hal potensi adanya keamanan boleh 1 kali 24 jam Polri mengamankan, dalam rangka mendirikan memberikan keamanan kepada masyarakat. Hari ini 64 warga akan kita kembalikan,” tegas Kapolda.

Dalam kasus Wadas ini, Kapolda menjelaskan Polri bentindak sebagai fasilitaor, dinamisator, dan pendampingan pelaksanaan kegiatan. Polda Jawa Tengah atas permintaan daripada BPN melakukan pendampingan pengamanan bagi masyarakat pro quary maupun kontra.  

Jadi saya tegaskan lagi, tidak ada penangkapan, penahanan dan lain sebagainya. Nanti silahkan cek, nanti hari ini akan kita bebaskan kepada masyarakat, agar proses pengukuran berjalan dengan baik,” katanya.

Kapolda menegaskan, dalam pelaksanaan tugas petugas melakukan parameter agar tidak terjadi benturan antar warga. Pihaknya terpaksa mengamankan 64 warga karena adanya ekses antara warga yang pro dan kontra quary. Selain itu pengamanan dilakukan agar tidak menimbulkan keributan di desa setempat. 

Diberitakan sebelumnya, kericuhan terjadi antara aparat polisi dengan warga Desa Wadas yang menolak tanahnya dijadikan objek quary oleh pemerintah demi kepentingan pembangunan Proyek Strategis Nasional Bendung Bener. Kericuhan terjadi saat polisi tengah mengamankan petugas BPN yang melakukan inventarisasi pengukuran tanah di desa setempat. Dalam insiden itu, polisi mengamankan sebanyak 64 warga yang diduga berbuat anarkis. 

Saat ini sejumlah warga Desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo terus memperjuangkan aspirasinya. Mereka menolak lahan subur miliknya ditambang oleh pemerintah. Suara penolakan terus dilakukan sejak 2017 silam. Aksi penolakan warga kerap menimbulkan insiden dengan pihak kepolisian, baik di Desa Wadas maupun di luar Wadas saat melakukan aksi demo.