Gelar Merti Desa, Warga Desa Wonosido Bagikan Ribuan Ingkung
Budaya

Gelar Merti Desa, Warga Desa Wonosido Bagikan Ribuan Ingkung

Pituruh,(purworejo.sorot.co)--Warga Desa Wonosido, Kecamatan Pituruh mengelar Merti Desa atau Sadranan Sedekah Bumi, pada Kamis (07/09). Dalam merti desa tiga tahunan itu, warga membagikan sebanyak 3.708 ingkung ayam kepada warga desa sekitar.

Dibanding tahun sebelumnya, jumlah ingkung yang dibagikan pada Sedekah Bumi tahun ini jauh mengalami peningkatan. Acara yang digelar di balai desa Wonosido dihadiri oleh ribuan warga untuk menyaksikan tardisi tersebut.

Acara tiga tahunan ini tujuannya untuk memohon kepada Tuhan, agar warga Wonosido diberikan kesehatan, rejeki yang melimpah dan apa yang di cita-citakan dapat tercapai,” kata Kepala Desa Wonosido, Sutopo, Jumat (08/09/2017).

Dikatakan, pada acar ayang sama tahun lalu warga membagikan sebanyak 3.200 ingkung, sehingga tahun ini terdapat tambahan ingkung sekitar 500 ingkung. . Masyarakat dinilai tidak merasa keberatan, tidak merasa kehilangan untuk mempersembahkan ingkung tersebut. Masyarakat juga rela menyisihkan rezekinya untuk ditabung demi terselenggaranya kegiatan ini. 

Ancak mencapai 30, per kelompok terdiri atas 4-6 warga. Kelompok nomor satu kali ini menghabiskan dana sekitar 18 juta. Secara keseluruhan, anggaran untuk pembuatan ancak dan ingkung menghabiskan sekitar Rp. 288.971.200,” tambahnya.

Adapun rangkaian acara sedekah bumi diawali dengan walimahan doa, lalu ancak dibagikan ke seluruh tamu undangan yang hadir. Selanjutya, pada malah harinya digelar suguhan tayuban semalam suntuk.

Dengan tradisi ini diharapkan warga usaha warga baik di bidang pertanian dan peternakan dapat mendapatkan hasil yang memuaskan. Selain itu, tradisi ini juga menjadi sjang silaturahmi antar warga di desa sehingga akan tercipta masyarakat yang guyup rukun dan ayem tentrem.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Agus Bastian menyatakan, minat dan semangat dari warga dalam melaksanakan acara tersebut sangat tinggi. Sehingga, pihaknya akan melakukan pembinaan dan pendampingan agar kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial saja.

Jika acara dilaksanakan dihari libur, maka pasti akan banyak menarik penonton, karena ini tontonan yang bagus dan bisa menjadi potensi wisata. Di luar daerah masih jarang, dan ini sudah menjadi tugas Dinas Pariwisata,” pungkasnya.