Cegat Kendaraan di Perbatasan, Polisi Halau Massa Aksi Demo Kepung Borobudur
Peristiwa

Cegat Kendaraan di Perbatasan, Polisi Halau Massa Aksi Demo Kepung Borobudur

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Seakan tak mau kecolongan terkait pengamanan kawasan sekitar Borobudur pasca rencana aksi kepung Borobudur sebagai bentuk simpati terhadap etnis Rohingya di Myanmar, pasukan pengamanan menggelar operasi khusus. Selain menempatkan personel khusus di kawasan-kawasan perbatasan, aparat gabungan dari Kepolisian Resor Purworejo bersama Kodim 0708 Purworejo juga menggelar razia gabungan. Razia tersebut menyasar sejumlah kendaraan yang hendak keluar maupun masuk ke wilayah Kabupaten Purworejo.

Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah kendaraan yang diduga mengangkut massa aksi Rohingya ke Magelang di perbatasan Purworejo-Kebumen dan Purworejo Kulonprogo.

Kabag Ops Polres Purworejo, Kompol Styioko mengatakan, setiap kendaraan pengangkut penumpang yang melintas, termasuk bus pariwisata, dihentikan petugas untuk diperiksa apakah mengangkut massa yang hendak berunjuk rasa di Candi Borobudur, Magelang atau tidak. Kendaraan roda dua yang melintas juga turut menjadi sasaran pemeriksaan petugas, terutama kelengkapan surat-surat kendaraan bermotornya.

"Sasaran dari razia ini adalah penumpang atau pengguna jalan kami cegat satu persatu dan kami pastikan kemana tujuan perjalananannya," kata Styioko, Jumat (08/09/2017) siang.

Styioko mengatakan, kegiatan kegiatan razia ini akan digelar selama dua hari yaitu sejak Kamis (07/08/2017) sore sampai malam hingga Jumat (08/09/2017) ini. Jumlah personel yang diterjunkan dalam kegiatan penyekatan tersebut sebanyak 252 personel.

"Ada lima lokasi yang dijadikan sasaran razia yakni, jalan Purworejo-Kebumen tepatnya di depan SAC, Kecamatan Butuh; depan Polres Purworejo; Jalan Deandels, Kecamatan Grabag; Desa Brengkol, Kecamatan Pituruh dan Jalan Purworejo - Magelang," ungkapnya.

Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak berunjuk rasa ke Magelang. Karena jelas-jelas aksi di Candi Borobudur dilarang mengingat tempat tersebut merupakan cagar budaya dan peninggalan sejarah yang menjadi aset negara dan dunia.