Kasus Penemuan Mayat Bayi Masih Gelap, Polisi Telusuri Kehamilan Tak Wajar
Hukum & Kriminal

Kasus Penemuan Mayat Bayi Masih Gelap, Polisi Telusuri Kehamilan Tak Wajar

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Aparat kepolisian dari Resor Purworejo tampaknya masih terus bekerja keras dalam membongkar kasus pembuangan bayi yang terjadi di lapangan tembak DAM IV Diponegoro, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bayan pada Kamis (07/09/2017) pagi lalu. Penyelidikan sendiri dilakukan dengan melibatkan berbagai satuan.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Kholid Mawardi memaparkan, pihaknya saat ini melakukan penyelidikan dengan melibaktan Satuan Binmas Polres Purworejo. Ratusan Bhabinkamtibmas disebar ke seluruh Purworejo untuk melakukan pendataan dari warga masyarakat yang sedang hamil.

Dari informasi tersebut akan kita kembangkan. Memang membutuhkan proses, akan tetapi penyelidikan terus kita kebut,” ujar Kholid, Sabtu (09/09/2017) siang.

Kasat Reskrim sendiri menghimbau kepada warga masyarakat untuk proaktif melaporkan jika terjadi keganjilan pada kehamilan masyarakat di sekitarnya. Seperti misalnya jika ada warga yang habis melahirkan akan tetapi tidak ada bayinya atau mungkin dikabarkan sedang hamil akan tetapi saat ini sudah kempes perutnya.

Bisa langsung menginformasikan kepada Polsek terdekat atau Polres Purworejo. Sekecil apapun informasinya akan sangat berguna bagi proses penyelidikan,” lanjut dia.

Terkait dengan perkembangan penyelidikan sendiri menurut Kholid masih belum menemukan titik terang. Minimnya saksi yang melihat adanya gerak-gerik orang mencurigakan di sekitar lokasi pembuangan bayi membuat pihaknya cukup sulit dalam mengumpulkan petunjuk.

Ia juga masih menunggu hasil otopsi yang hingga saat ini masih belum diketahui hasilnya.

Untuk detail penyelidikan lainnya mohon maaf tidak bisa disebutkan. Yang jelas saat ini anggota di lapangan sedang bekerja, semoga dalam waktu dekat ini bisa segera terungkap,” lanjut dia.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, warga Desa Bandungrejo digegerkan dengan penemuan mayat bayi di sekitar lapangan tembak. Jazad bayi sendiri pertama kali ditemukan oleh Sukemi, warga setempat dalam keadaan tak utuh di mana beberapa bagian tubuh rusak dan terpisah.