Redam Isu Liar Tragedi Rohingya, Polisi Sambangi Tempat Ibadah dan Tokoh Agama
Sosial

Redam Isu Liar Tragedi Rohingya, Polisi Sambangi Tempat Ibadah dan Tokoh Agama

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Guna menjaga kondusifitas wilayah Purworejo dari merebaknya berbagai macam isu yang berkaitan dengan tragedi kemanusiaan Rohingya di Rakhine, Myanmar, Polres Purworejo terus melakukan langkah antisipasi. Sejumlah upaya terus dilakukan untuk mengantisipasi gejolak massa pasca aksi dukung Rohingya di Magelang beberapa waktu lalu. Kapolres Purworejo telah memerintahkan jajaran Polsek untuk melakukan patroli dan menyambangi tempat-tempat ibadah di wilayah masing-masing Polsek. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya pihak-pihak tak bertanggung jawab yang hendak memanfaatkan momen semacam ini guna memancing gejolak sosial di masyarakat.

Polsek Bagelen merupakan salah satu Polsek yang cukup sibuk dalam menggelar kegiatan antisipasi. Adanya sejumlah vihara di wilayah Bagelen mendapatkan perhatian khusus dari kepolisian.

Kapolsek Bagelen AKP Sarjana menyampaikan sesuai instruksi dari pimpinan, pihaknya telah mengintensifkan patroli tempat ibadah dan Vihara.

Meski situasi kondusif, kami tetap melakukan pengamanan di sekitar Vihara , kami tetap secara rutin melakukan patroli dan memonitor perkembangan situasi,” kata AKP Sarjana, Selasa (12/09/2017) siang.

Menurut Kapolsek, pengamanan patroli rutin ini dilakukan sebatas langkah antisipasi saja. Sejauh ini, situasi di Purworejo, khususnya di Bagelen masih sangat kondusif dan tidak ada kerawanan apapun. Meski demikian, patroli dilakukan demi kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah khususnya umat Budha. Polsek Bagelen sendiri telah menyambangi sejumlah Vihara seperti Vihara Giri Santi Desa Sokoagung, Vihara Virya Giri Desa Sokoagung, Viahara Virmalakirti dan Dharma guna Desa Hargorojo. 

Kita juga meminta masyarakat Kecamatan Bagelen untuk turut berperan aktif melakukan pengamanan wilayah sekitar, silahkan langsung berkoordinasi dengan kami jika ada yang mencurigakan, tambahnya.

Sementara itu, upaya antisipasi berbeda juga dilakukan oleh jajaran Polsek Purwodadi terkait merebak liarnya isu Rohingya di masyarakat. Kapolsek Purwodadi, AKP Sugiyanto menyatakan bahwa pihaknya melakukan langkah antisipasi dengan menyambangi tokoh agama wilayah setempat. Komunikasi sangat diperlukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak terpengaruh berita provokatif yang beredar.

Dalam kunjungan ke tokoh agama Jajaran Polsek Purwodadi memberikan himbauan agar bisa meredam serta mendinginkan suasana serta mencegah aksi provokatif yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama.

Kita kunjungi Masjid juga untuk menghindari gangguan kamtibmas pasca aksi Rohingya karena yang dapat secara efektif meredam masyarakat adalah para tokoh agama di masing-masing daerah. Makanya kami bekerjasama dengan mereka, tandasnya.