PAD Masih Minim, Purworejo Belum Bisa Mandiri Secara Ekonomi
Pemerintahan

PAD Masih Minim, Purworejo Belum Bisa Mandiri Secara Ekonomi

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purworejo perlu menjadi perhatian bersama. Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Drs Said Romadhon menginginkan Kabupaten Purworejo ke depan dapat menjadi daerah yang mandiri, terutama di bidang ekonomi.

Kemandirian daerah ini nantinya bisa dilakukan dengan upaya pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan PAD yang besar bisa diharapkan Purworejo mampu bergerak secara mandiri dalam mencukupi kebutuhannya. Pengoptimalan PAD juga dimaksudkan agar masyarakat dapat semakin sejahtera.

Sumber pendapatan daerah dari sektor pajak, retribusi, dan lainnya. Yang perlu digenjot dari sektor pajaknya,” ujar Sekda saat dikonfirmasi, Kamis (14/9/2017).

Menurut Sekda, perolehan PAD Kabupaten Purworejo selama ini masih minim dibandingkan dengan daerah lain. Hingga kini Kabupaten Purworejo hanya mengantongi PAD sebesar Rp.253,9 milyar. Melihat potensi yang ada, Sekda meminta PAD perlu adanya peningkatan. 

Maka saya minta setiap rapat, semua harus membawa data lengkap mulai dari targetnya berapa, sudah mencapai berapa, dan kurang berapa. Ini sebagai evaluasi dan solusi untuk mengatasi kendala di lapangan. Selain itu juga harus memudahkan pelayanan bagi wajib pajak,” jelasnya.

Pada bagian lain Sekda juga meminta adanya terobosan dalam pelayanan pajak sehingga dapat memudahkan para wajib pajak membayar kewajiban pajaknya. Kemudahan birokrasi semacam ini menurut Sekda sangat penting segera dilakukan berkaca dari meninggalnya salah seorang wajib pajak Purworejo saat akan membayar pajak di loket pembayaran.

Tentu ini harus menjadi pemikiran, perlunya terobosan misalnya membayar pajak bisa lewat (Hand Phone) HP tidak harus datang ke loket tapi bisa sistem online” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota DPRD Komisi C, Rohman yang menilai pemerintah perlu menggenjot PAD dengan memaksimalkan potensi daerah yang ada. Terlebih bagi dinas penghasil yang mempunyai kantong-kanotong pendapatan yang cukup besar seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan dengan kantong parkirnya.

Sumber-sumber pendapatan daerah dari sektor wisata, ekonomi kreatif, pajak dan optimalisasi BUMD perlu ditingkatkan untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya singkat.