Kalah Tipis Dari Tim Putri SMAN 8 Purworejo, Ganesha Gagal Kawinkan Gelar di Ajang Cozy PBL
Olahraga

Kalah Tipis Dari Tim Putri SMAN 8 Purworejo, Ganesha Gagal Kawinkan Gelar di Ajang Cozy PBL

Purworejo, (purworejo.sorot.co)–Tim Basket putra SMAN 1 Purworejo dan tim basket putri dari SMAN 8 Purworejo berhasil menahbiskan diri menjadi tim basket pelajar terbaik di Purworejo. Kedua tim tersebut berhasil menjadi kampiun pada ajang Cozy Purworejo Basket League (PBL) 2017. Sementara untuk kelas SMP, SMPN 2 Purworejo dengan gagah berhasil menjadi jawara di kelas putra, sementara untuk tim putri, gelar diraih SMP Bruderan.

Pertandingan seru sendiri sempat tersaji pada partai final paling bergengsi dalam ajang ini, final SMA putra yang digelar pada Sabtu (16/9/2017) malam kemarin di lapangan basket CPM Kodim 0708/Purworejo. Poin-poin ketat sempat mewarnai pertandingan tersebut. Namun dengan pengalamannya, Azmi cs yang memang sejak awal diunggulkan di pole position untuk menyabet gelar juara akhirnya berhasil menjinakkan perlawanan tim SMAN 6 Purworejo dengan skor 29-22.

Sementara laga dramatis terjadi pada partai final SMA putri. Tim Basket SMAN 1 akhirnya gagal mengawinkan gelar usai tim putri mereka harus mengakui kehebatan dari tim SMAN 8 Purworejo dengan skor tipis 19-21 pada laga final.

Sementara juara 3 SMA putra dan putri diraih oleh SMA Pius,” ungkap ketua panitia PBL, Ari Kahar Wibowo, Sabtu malam.

Kegagalan tim putri SMAN 1 Purworejo menjadi setitik noda di balik banjir gelar yang didapat tim Ganesha pada ajang ini. Selain gelar juara, salah seorang pemain andalan SMA N 1 Purworejo, Azmi Rifai dinobatkan sebagai pemain terbaik. Tak hanya itu, suporter serta dancer SMAN 1 Purworejo juga berhasil mendapat perhatian lebih dari dewan juri sehingga dinobatkan menjadi Best Dancer dan Best Suporter 2017.

Untuk kategori MVP (pemain terbaik) putri SMA diraih oleh Puspa Damayanti dari SMAN 8 Purworejo,” imbuh Ari Kahar.

Sementara di kelas SMP, tim SMPN 2 Purworejo juga berhasil memborong piala Cozy PBL. Tampil dengan skuad handal, tim SMPN 2 berhasil menyabet 3 gelar sekaligus. Dikatagori putra, SMPN 2 berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul SMP Bruderan, dan juara 3 SMPN 28. Sementara di kelas putri, SMPN 2 berhasil menggondol dua piala sekaligus sebagai juara 3 dan 2 masing-masing tim a dan b. Mereka hanya kalah dari SMP Bruderan sebagai juara 1.

Untuk tim SMP kita tidak menentukan best player atau pemain terbaiknya,” imbuh Ari.

Ari sendiri berharap ajang ini bisa dijadikan oleh para pebasket muda Purworejo untuk mengembangkan bakatnya di tengah keterbatasan yang ada. Selama ini, Purworejo memang belum memiliki fasilitas lapangan basket yang memadai.

Pihaknya sangat berkomitmen untuk terus menjadikan PBL sebagai ajang bergengsi serta kawah candradimuka bagi bibit-bibit pemain basket di Kabupaten Purworejo. Dengan adanya kompetisi yang rutin, ia meyakini ke depan akan banyak lahir atlet-atlet basket berprestasi dari Purworejo.

Tentunya, kami berharap para atlet berbakat ini untuk diwadahi dengan baik. Saya sangat berharap di PBL 2018 kami sudah menggunakan lapangan indor,” katanya.