25 Desa Alami Kekeringan, PMI Siap Salurkan Puluhan Tangki Air Bersih
Sosial

25 Desa Alami Kekeringan, PMI Siap Salurkan Puluhan Tangki Air Bersih

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Kekeringan yang kini tengah melanda desa-desa di Kabupaten Purworejo mendesak perlu segera ditangani dengan supalai air bersih. Dalam rangka HUT ke 72, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo bakal menyalurkan sebanyak 50 tangki air bersih ke 25 desa yang mengalamii kekeringan.

Panitia Penyelenggara HUT ke-72 PMI Tingkat Kabupaten Purworejo, dr CH Dhorotiningrum, mengungkapkan, proses distribusi droping air bersih rencananya akan dilaksanakan mulai 19 September hingga 18 Oktober 2017. Droping air bersih menjadi salah satu program peduli yang bertujuan membantu warga untuk memenuhi kebutuhan air besih saat musim kemarau.

Kami berharap bantuan, ini dapat bermanfaat bagi warga yang daerahnya kesulitan mendapatkan air bersih saat musim kemarau panjang,” ungkapnya, usai kegiatan HUT ke-72 PMI di halaman Kantor Kecamatan Pituruh, Senin (18/9/2017) sore.

Sebanyak 25 desa yang akan didroping air bersih merupakan desa dengan tingkat kerawanan kekeringan tinggi. Rata-rata desa tersebut kini sudah mengalami kekeringan sejak beberapa hari yang lalu. Desa tersebut kebanyakan merupakan desa yang berada diwilayah pegunungan Kabupaten Purworejo.

Ini juga merupakan program membantu pemerintah dalam mengatasi kekeringan, utamanya BPBD,” kata CH Dhorotiningrum yang juga Pelaksana Pengurus PMI Kecamatan Pituruh ini.

Dijelaskan Dhorotiningrum, selain upacara, tasyakuran, dan droping air bersih, PMI Kabupaten Purworejo juga melakukan sejumlah kegiatan kemanusiaan lain untuk mengisi HUT ke-72 PMI dengan tema Membangun Masyarakat Tangguh. Dua di antaranya yakni Temu Donor dan Sarasehan anggota DDS (donor darah sukarela) se-Kecamatan Pituruh serta donor darah massal pada 25 September mendatang.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Purworejo, Yuli Hastuti SH, dalam acara Tasyakuran menyatakan apresiasinya terhadap kerja keras para pengurus dan relawan PMI, baik di tingkat kabupaten maupun, kecamatan. Di sisi lain, Yuli Hastuti juga meminta agar HUT ke-72 PMI menjadi memomentum untuk bertekad terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Tidak lupa kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pendonor yang berada di kantong-kantong masyarakat, terutama di desa-desa. Semoga kepedulian masyarakat di bidang kemanusiaan akan semakin meningkat dan akan betul-betul terbangun masyarakat yang tangguh,” tandasnya.

Peringatan HUT yang dihadiri oleh para pengurus PMI kabupaten, kecamatan dan relawan tersebut, juga dirangkai dengan Tasyakuran di aula kantor kecamatan setempat.