Longsor di Beberapa Titik, BPBD Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan
Pemerintahan

Longsor di Beberapa Titik, BPBD Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Intensitas hujan yang semakin meningkat diwilayah Kabupaten Purworejo telah mengakibatkan beberapa wilayah mengalami musibah tanah longsor. Tidak hanya itu, beberapa rekahan tanah juga telah terjadi seperti di Jalan Kemiri - Bruno akibat hujan deras yang terus mengguyur wilayah Purworejo. Beruntung kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.

Menanggapi hal itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Boedi Hardjono mengatakan, sebenarnya curah hujan yang terjadi di sebagian besar wilayah Purworejo termasuk sedang. Hanya saja intensitas hujan terjadinya dalam waktu yang cukup lama.

Meski curah hujan belum terlalu tinggi, namun masyarakat diminta terus waspada, terlebih masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana tanah longsor. Kesiagan masyarakat harus lebih ditingkatkan melihat hujan yang mengguyur Kabupaten Purworejo kerap berlangsung lama.

Sebenarnya masih sedang, namun hujanya lama, jadi masyarakat harus tetap waspada jika sewaktu-waktu hujan turun cukup lama,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (18/10/2017).

Pihaknya mencatat, selama beberapa hari belakangan hujan turun lama telah mengakibatkan beberapa titik mengalami longsor. Pamrihan tercatat menjadi wilayah yang cukup parah dalam musibah longsor saat ini. 

Tidak saja Giyombong atau Pamrihan yang terjadi tanah longsor. Masih ada beberapa tempat lain yang mengalami kejadian serupa,” katanya.

Tercatat ada 3 kejadian lain diluar kedua wilayah tersebut yakni Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Desa Pelutan Kecamatan Gebang dan Desa Wanurojo di Kecamatan Kemiri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun menyebabkan beberapa kerusakan.

Ada 1 infrastruktur rusak berat di Pamrihan, 1 rumah rusak di Desa Pelutan dan 1 rumah rusak berat dan ringan di Giyombong serta 1 rumah terancam di Donorejo,” ujar Boedi.

Pihaknya telah melakukan assesment terhadap wilayah terdampak dan mengirimkan bantuan logistik yang diperlukan. Selain itu juga bergabung dengan masyarakat melakukan upaya pembersihan atau perbaikan rumah yang terdampak.

Kita terus siaga, petugas kita persiapkan betul, saat ini kita konsen assesment di wilayah yang telah terjadi longsor. Kita berharap, Purworejo tidak terjadi lagi musibah longsor, kita berdoa saja semoga dijauhi dari segala musibah,” tandasnya.