Pria Asal Wareng Ditemukan Tergeletak di Sawah Dekat Makam
Peristiwa

Pria Asal Wareng Ditemukan Tergeletak di Sawah Dekat Makam

Purworejo, (Purworejo.sorot.co)--Ahmad Haryanto, warga Desa Wareng, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo ditemukan tergeletak dengan posisi tengkurap di area sawah miliknya, Senin (06/11/2017) kemarin. Kondisi korban saat ditemukan sudah mendengkur, setelah berusaha ditolong oleh warga, namun beberapa saat kemudian korban meninggal dunia.

Menurut keterangan Kasubbag Humas Polres Purworejo, AKP Lasiyem, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP serta indentifikasi terhadap jenazah, diduga korban meninggal akibat penyakit asam urat yang dideritanya kambuh, saat korban bekerja di sawah.

Diduga penyakit asam uratnya kambuh dan tidak ada yang menolong hingga akhirnya korban meninggal dunia di sawah,” terang AKP Lasiyem, Selasa (7/11/2017).

Selain itu, lanjut AKP Lasiyem, menurut keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat penyakit asam urat. Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Sruwohrejo, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. 

Tidak ditemukan adanya tanda-tanda pengaiayaan,” lanjutnya.

Adapun kronologi peristiwa meninggalnya korban, bahwa pada hari Senin (06/11/2017) sekira pukul 08.00 WIB, korban berpamitan berangkat ke sawah untuk membuat tempat sebaran di sawah miliknya, tepatnya di sebelah timur makam Desa Wareng dengan mengendarai sepeda motor. Saat itu, korban sedang korban sedang membuat tempat sebaran di sawahnya.

Tiba-tiba korban lemas dan terjatuh tergeletak dengan posisi tengkurap di sawahnya.” terang AKP Lasiyem.

Warga yang melihat korban segera menghampiri korban dan menolong korban dengan membantu korban untuk duduk. Kondisi korban saat ditolong sudah mendengkur, kemudian dicoba oleh warga untuk menolongnya namun beberapa saat kemudian nyawanya tidak bisa ditolong lagi.

”Selanjutnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Butuh.” imbuhnya.

Setelah mendapat laporan, Wakapolsek Butuh Iptu Benny Murtopo, SH segera mendatangi lokasi kejadian, guna melakukan olah TKP dan membantu mengevakuasi korban.

"Korban dievakuasi ke rumah duka.” imbuknya.

Atas terjadinya peristiwa tersebut, keluarga korban menerimanya sebagai musibah. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk dilakukan proses pemakaman.