Lebih Murah dan Mudah, Masyarakat Diminta Optimalkan Layanan Berbasis Online
Pemerintahan

Lebih Murah dan Mudah, Masyarakat Diminta Optimalkan Layanan Berbasis Online

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Sukmo Widi meminta masyarakat mengoptimalkan pelayanan online. Saat ini kemudahan pelayanan online dalam urusan administrasi penduduk telah disesuaikan dengan kebutuhan. Beragam jenis permohonan administrasi kependudukan kini dilakukan masyarakat melalui sistem tersebut.

Sistem pelayanan online saat ini sudah terintegrasi dengan seluruh rumah sakit dan Puskesmas di Kabupaten Purworejo.

Pelayanan dengan sistem online sudah berjalan dengan baik dan memudahkan masyarakat,” katanya, Rabu (8/112017).

Disebutkan, sejumlah administrasi kependudukan dapat dilayani dengan sistem online, antara lain pembuatan KTP, Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, Akta Kematian, dan Kartu Identitas Anak (KIA). Dari beberapa jenis tersebut, pembuatan Akta Kelahiran dan KIA menjadi paling banyak dilakukan masyarakat dengan sistem online. 

Dengan sistem online ini, pemohon yang mengajukan akta kelahiran bayi mendapatkan 1 paket pelayanan berupa KIA dan perubahan KK, sebutnya.

Menurut Sukmo, pelayanan online kian diminati karena memiliki banyak kemudahan. Selain menghemat biaya perjalanan, waktu pembuatan juga lebih efisien.

Kalau sudah online bisa beberapa alternatif pilihan untuk pengambilan. Bagi yang kolektif Rumah Sakit atau Puskesmas kita antar. Bagi masyarakat lain bisa kita beritahu melalui sms gate way akan diambil sendiri atau diantar lewat pos, kita fasilitasi agar ada petugas pos yang mengambil dengan pembayaran Rp 7.500 dan dibayar ke petugas pos sesudah sampai,” jelasnya.

Lebih lanjut Sukmo berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan secara optimal pelayanan online untuk seluruh jenis permohonan. Hal itu dapat memangkas panjangnya rantai birokrasi dan menghindari antrean lama di kantor Disdukcapil.

Para kepala desa/kelurahan sudah kita beri sosialisasi,” tandasnya.

Salah satu warga pemanfaat layanan online yakni Eko (31), warga Kelurahan Kledung Karangdalem Kecamatan Banyuurip. Menurutnya, waktu dan biaya untuk membuatkan akta kelahiran anaknya secara sistem online menjadi terpangkas jauh lebih banyak.

Sebetulnya diuruskan rumah sakit bisa, tapi saya ingin mencoba sistem online ini. Ternyata lebih mudah. Tidak seperti pelayanan konvensional yang harus melalui birokrasi panjang,” ujarnya.