Asyik Nongkrong di Warnet, Puluhan Pelajar Terjaring Razia
Pendidikan

Asyik Nongkrong di Warnet, Puluhan Pelajar Terjaring Razia

Purworejo, (Purworejo.sorot.co)--Jajaran Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dindikpora), Polisi dan TNI menggelar razia pelajar yang bolos sekolah saat jam pelajaran masih berlangsung di sejumlah warnet, taman kota serta tempat strategis lainnya di wilayah Kabupaten Purworejo, Selasa (14/11/2017). Sejumlah pelajar SMA maupun SMP yang bolos sekolah saat jam pelajaran masih berlangsung, tidak bisa menghindar saat razia dilakukan oleh petugas gabungan.

Menurut Kabid Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Mujono, razia pelajar tersebut menyasar ke sejumlah warung, warnet maupun taman kota saat jam pelajaran masih berlangsung.

"Ini kita lakukan untuk menertibkan para pelajar yang sengaja bolos sekolah dan sebagai wujud kepedulian kita terhadap pendidikan dari para generasi penerus,” ujar Mujono.

Dalam razia yang digelar ini, petugas mendapati 25 pelajar SMP maupun SMK swasta dan Negeri di Kabupaten Purworejo yang keluar pada saat jam pelajaran. Dari 25 pelajar dirazia pada saat membolos di taman kota dan sejumlah warnet. 

"Meraka kita berikan pengarahan dan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya dalam bolos sekolah. Saat kita razia tadi para pelajar masih lengkap dengan seragam identitas sekolah masing- masing,” papar Mujono.

Sejumlah pelajar yang terjaring razia tengah berada di luar sekolah saat jam pelajaran masih berlangsung, selain diberikan pembinaan juga dilakukan pendataan kemudian diserahkan ke pihak sekolah.

"Kita hanya sebatas pembinaan, pengarahan dan pendataan mengenai hukuman bagi siswa yang membolos dan terkena razia akan diserahkan kepada sekolah masing-masing bentuk dan jenis hukumannya," tambahnya

Begitu juga untuk para pengelola warnet maupun persewaan playstation agar memasang himbauan yang berisi, para pelajar yang berseragam sekolah untuk tidak bermain playstation saat jam pelajaran masih berlangsung.

"Pengelola warnet maupun PS juga kita himbau untuk memasang peringatan saat masih dalam jam-jam pelajaran,” pungkasnya.