Sadarkan Masyarakat Soal Pentingnya ASI, Dinas Bentuk Pendamping Ibu
Sosial

Sadarkan Masyarakat Soal Pentingnya ASI, Dinas Bentuk Pendamping Ibu

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Proses menyusui bukan persoalan mudah. Dibutuhkan usaha keras dan dukungan dari pasangan serta keluarga untuk bisa berhasil menyusui hingga dua tahun. Padahal ASI salah satu aspek penting bagi pertumbuhan dan daya tahan tubuh bagi bayi.

Berangkat dari hal tersebut, Dinas Kesehatan melalui Seksi Upaya Kesehatan dan Gizi membentuk konselor, motivator dan kader Pemberi Makan Bayi dan Anak (PMBA) se Kabupaten Purworejo.

Kepala Dinas Kesehatan Purworejo Kuswantoro mengatakan, pembentukan ini dalam rangka memberi pemahaman serta bimbingan secara berkala kepada Ibu hamil ataupun menyusui. Anggota tersebut sudah dididik secara bertahap dan sehingga siap terjun di masyarakat.

"Para konselor, motivator dan kader sudah mempelajari proses menyusui, permasalahan, hingga solusinya. Konselor ini bisa datang dari beragam latar belakang dan bukan hanya dokter." bebernya di sela-sela kegiatan pemantapan konselor, motivator dan kader PMBA di area Pendopo Kabupaten Purworejo, Senin (04/12/2017) sore.

Mereka memiliki kemampuan untuk memberikan solusi terkait masalah menyusui. Juga sangat membantu jika para ibu membutuhkan dukungan psikologis dalam hal menyusui. Untuk konselor ada 174, motivator ada 154 sementara untuk kader PMBA 140. 

"Nantiya akan melakukan pendampingan di seluruh Kabupaten Purworejo," imbuhnya.

Sementara Kepala Seksi Upaya Kesehatan dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo Anny Retno Priastuti menambahkan, seluruh anggota nanti harus aktif mengamati masyarakat. Mulai dari pendekatan terhadap Ibu hamil sampai memberi pemahaman terhadap nilai gizi bayi.

Selain itu diharapkan baik konselor, motivator dan kader PMBA, akan mengajarkan bagaimana posisi-posisi menyusui yang tepat dan membuat nyaman ibu serta bayi. Sementara untuk masalah tongue tie, biasanya konselor akan merujuknya pada dokter anak atau dokter bedah jika masalahnya cukup kompleks.

"Ketika semangat menurun atau para ibu bisa mengalami baby blues dalam proses menyusui. Konselor ini juga bisa jadi teman diskusi yang sangat baik. Mereka bukan hanya dibekali seputar hal yang berbau kesehatan, tetapi juga kondisi psikologis ibu menyusui," pungkasnya.