Pria 73 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Posisi Duduk Bersila
Peristiwa

Pria 73 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Dalam Posisi Duduk Bersila

Bener, (Purworejo.sorot.co)--Seorang kakek ditemukan meninggal dunia di persawahan Dusun Krendo, Desa Legetan, Kecamatan Bener, pada Senin (04/11/2017) kemarin siang. Korban diketahui bernama Supriyanto (73) warga Dusun Kedungagung RT 02/02 Desa Ketosari, Kecamatan Bener.

Kapolres Purworejo, AKBP Teguh Tri Prasetya melalui Kapolsek Bener Kompol Kiftirul Aziz menjelaskan, kejadian bermula pada saat korban berangkat ke sawah yang berjarak sekitar 2 Km dari rumahnya sekira pukul 09.00 WIB. Namun sampai pukul 16.00 WIB korban belum juga pulang, padahal biasanya korban sudah sampai rumah.

"Karena khawatir anak korban yang bernama Imastuti langsung menyusul ke sawah," ungkapnya, Rabu(06/11/2017).

Betapa kagetnya ketika ia menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi duduk bersila bersandar di tebing pada kolam kecil tidak berair menghadap ke barat dengan kedua tangan bersedekap. Selanjutnya anak korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. 

"Korban ditemukan sudah meninggal dalam posisi duduk, kemudian korban langsung dibawa ke rumahnya oleh anak korban dan warga sekitar,” tambahnya.

Kapolsek menambahkan, menurut keterangan medis pihaknya tidak menemukan adanya luka akibat kekerasan atau penganiayaan di jenazah korban. Diduga kuat, kejadian tersebut karena korban memiliki riwayat penyakit yang dideritanya.

"Korban sudah tua dan pada saat kejadian sedang tidak sehat, karena kondisi sawah yang sepi membuat korban terlambat mendapatkan pertolongan," bebernya.

Lebih lanjut, menurut keterangan anaknya, bahwa korban memang sedang dalam keadaan kurang sehat. Beberapa hari sebelum kejadian korban sempat diperiksa kesehatannya dan dinyatakan jika tekanan darahnya rendah serta perlu istirahat yang cukup. Bahkan satu minggu sebelumnya korban pernah pingsan di areal persawahan.

"Jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga dengan disaksikan Pemerintah Desa, keluarga menerima kejadian sebagai musibah tersebut serta menyatakan menerima jenazah korban tidak di outopsi,” tandasnya.