Ditinggal Makam Malam, Rumah Hangus Terbakar
Peristiwa

Ditinggal Makam Malam, Rumah Hangus Terbakar

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Nasib naas menimpa Teguh warga Rt 02/06 Kelurahan Baledono, Kecamatan Purworejo. Pasalnya rumah bagian belakang miliknya dilalap habis sijago merah sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu, (10/01/2018).

Salah satu saksi Damar Jati mengungkapkan, peristiwa naas tersebut terjadi ketika seluruh penghuni rumah sedang keluar guna mencari makan malam. Sehingga awalnnya tidak ada yang mengetahui bahwa rumah tersebut terbakar.

"Warga nggak ada yang tahu, karena memang saat itu kondisinya gerimis dan sebagian warga berada di rumah masing-masing," ungkapnya, Rabu (10/01/2018).

Sekitar pukul 19.00 WIB, terdengar suara ledakan keras yang bersumber dari rumah korban. Sontak hal tersebut membuat warga berhaburan keluar ruamah dan mendapati rumah Teguh sudah terbakar. 

Setelah mengetahui hal tersebut, warga dibantu petugas keamaman dari kelurahan berusaha melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Selang beberapa lama akhirnya api bisa dipadamkan.

"Ya sekitar satu sampai satu setengah jam api akhirnya padam," bebernya.

Anggota Polsek Purworejo Bripka Anggit membenarkan atas peristiwa tersebut. Pihaknya langsung menuju tempat kejadian perkara bersama Damkar, Koramil Purworejo.

"Saat kita ke lokasi api sudah padam sehingga kami hanya melakukan olah TKP," jelasnya.

Setelah meminta ketetangan dari beberapa saksi dan korban, diketahui bahwa memang kondisi rumah saat itu kosong. Sebelum mereka meninggalkan rumah kebetulan listrik dalam kondisi padam karena pulsanya habis.

"Dan anak korban menyalakan lilin untuk digunakan sebagai penerangan belajar, nah saat meninggalkan rumah lilin yang ditaruh di atas meja lupa dimatikan," terangnya.

Kemungkinan besar sebagai pemicu utama peristiwa kebakaran adalah lilin yang lupa dimatikan. Ini menjadi pelajaran masyarakat untuk tidak meninggalkan rumah sebelum dipastikan aman.

"Tidak semua rumah korban terbakar, tapi hanya separuh rumah yaitu bagian belakang," pungkanya.