Imbas Musim Penghujan, Harga Cabai Semakin Pedas
Ekonomi

Imbas Musim Penghujan, Harga Cabai Semakin Pedas

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Purworejo mengakibatkan beberapa petani cabai gagal panen. Hal ini berdampak pada harga cabai di pasaran yang mengalami kenaikan hingga 150 persen.

"Sejak sebulan terakhir, harga cabai mengalami kenaikan dari hari ke hari," ucap Tini (26) salah satu pedagang cabai di Pasar Kongsi Purworejo, Kamis (11/01/2018).

Menurutnya, kenaikan harga yang semakin tidak terkendali tersebut disebabkan curah hujan yang cukup tinggi sehingga cabai banyak yang busuk dan rusak atau bahkan banyak petani yang gagal panen. 

"Tidak hanya cabai rawit, tapi pada semua jenis cabai mulai dari cabai hijau cabai merah dan yang lainya," keluhnya.

Ia menambahkan padahal sebelum terjadi kenaikan, harga cabai rawit tertinggi hanya Rp. 20.000,- sampai Rp. 25.000,- per kilogram. Namun akhir-akhir ini harga cabai rawit mencapai Rp. 50.000,- per kilogramnya.

Kita jadi pedagang kadang-kadang pusing, kadang murah banget kadang juga bisa mahal banget, katanya.

Seperti contoh satu bulan yang lalu, cabai hijau hanya berkisar di harga Rp 4.000,- sampai Rp 6.000 per kilogram. Sekarang naik menjadi Rp 20.000,- ribu. Sedangkan cabai merah keriting sebelumnya Rp 20.000,- sekarang Rp 40.000,-

"Ya saya juga bingung harus menjelaskan bagaimana kepada para konsumen," bebernya.

Sementara seorang pembeli, Ningsih (45) dengan adanya kenaikan harga cabai ini, mengaku tidak berani beli dalam jumlah banyak. Ia berharap harga cabai cepat turun seperti semula.

"Kalau bisa ada perhatian pemerintah supaya harga cabai kembali normal, kalau dulu saya beli lima ribu dapat banyak, sekarang hanya sedikit," ujarnya.