Partisipasi Wanita dalam Pemilu Masih Minim
Politik

Partisipasi Wanita dalam Pemilu Masih Minim

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Mendekati prosesi Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur, suhu politik mulai meningkat. Peran masyarakat sangat penting dalam kesuksesan Pemilu, selain sebagai pemilih juga turut berpartisipasi dalam pengawasan Pemilu. Termasuk peran wanita, hingga kini partisipasi wanita dalam Pemilu dinilai masih minim.

Hal itu ditegaskan Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Purworejo Bidang Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Lembaga, Anik Ratnawati.

Anik menilai peran wanita masih sangat kurang terutama dalam hal berpartisipasi pada pengawasan Pemilihan umum. Itu bisa dilihat pada pelaksanaan Pemilukada dan Pemilu yang lalu, partisipasi wanita pada pengawasan Pemilu lebih sedikit dibanding laki-laki.

"Memang masih belum maksimal, tentu menjadi PR bersama, terutama dalam bidang pengawasan," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (12/01/2017).

Lebih lanjut Anik Ratnawati mengatakan, wanita mempunyai hak yang sama dengan laki-laki, termasuk dalam hal partisipasi pada pengawasan Pemilu. Apalagi berdasar data wanita jumlahnya lebih banyak dibanding laki-laki. Tentu wanita memiliki peran yang strategis. Bentuk partisipasinya ikut melakukan pengawasan di wilayahnya sendiri. 

Jika ditemukan pelanggaran bisa segera melaporkan Panwas kecamatan maupun Panwas kabupaten. Nantinya juga akan dibentuk pengawas lapangan di desa kelurahan. Jangan takut dan jangan ragu untuk melaporkan, ujarnya.

Pada bagian lain Anik menyoroti berbagai kegiatan kampanye yang dilarang, seperti pengajian. Menurutnya pengajian tidak boleh digunakan untuk kampanye apalagi di dalam Masjid dan Musholla. Karena Masjid dan Musholla merupakan tempat ibadah yang dalam aturannya tidak diperbolehkan untuk aktifitas kampanye.

Jika ada yang melakukan itu berarti sudah masuk pelanggaran. Sehingga bisa dilaporkan kepada Panwas kecamatan atau Panwas kabupaten. Apalagi ini ibu-ibu yang sering mengadakan pengajian wanita. Kalau ada pelanggaran laporkan saja, ujarnya.

Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam pengawasan Pemilu baik pada pemilihan gubernur wakil gubernur pada 2018, presiden wakil presiden, maupun pemilihan DPR, DPD, DPRD pada 2019 mendatang.

Untuk melaporkan bisa dengan cara difoto, juga bisa langsung sms, bisa whatsapp, bisa juga telpon. Dengan menghubungi panwas kecamatan terdekat, sehingga Panwas akan langsung mendatangai lokasi,” ujar Anik.