Kerugian Akibat Musibah Tanah Bergerak Capai Miliaran Rupiah
Peristiwa

Kerugian Akibat Musibah Tanah Bergerak Capai Miliaran Rupiah

Purworejo, (purworejo.sorot.co)--Musibah tanah gerak menjadi salah satu musibah yang masih menghantui Kabupaten Purworejo di tahun 2017. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo mencatat, nilai kerusakan dan kerugian akibat tanah bergerak di Kabupaten Purworejo mencapai miliaran rupiah.

Tercatat selama kurun waktu 2017, setidaknya ada tujuh titik tanah gerak yang tersebar di beberapa wilayah. Hal itu tidak hanya mengancam korban jiwa melainkan memakan kerugian cukup banyak.

Ada nilai kerusakan dan nilai kerugian dalam setiap bencana. Dan untuk kasus tanah bergerak, nominalnya cukup besar,” kata Kepala Pelaksana BPBD Purworejo, Boedi Hardjono, Jumat (12/1/2017).

Pihaknya mencatat selama tahun 2017 tercatat ada 7 desa yang mengalami tanah gerak yakni Desa Donorejo Kecamatan Kaligesing, Sidomulyo Kecamatan Purworejo, Sukowuwuh Kecamatan Bener, Jetis Kecamatan Loano, Wonotopo, Gintungan, Pakem Kecamatan Gebang. Dari kesemuanya, Desa Wonotopo menjadi desa yang paling parah dimana hampir sebagian besar wilayahnya terdampak tanah bergerak. 

Nilai kerusakan yang ditimbulkan berdasarkan perhitungan BPBD baik ringan, sedang maupun berat mencapai Rp Rp 2.892.600.000 dan nilai kerugian sebesar Rp 4.533.300.000.
Jadi total kerusakan dan kerugian akibat tanah bergerak mencapai Rp Rp 7.425.900.000,” imbuh Boedi.

Diungkapkannya, nilai kerugian cukup besar karena diperlukan proses panjang selama masyarakat belum mendapatkan tempat tinggal tetap. Beberapa aspek dimasukkan dalam nilai kerugian karena warga tidak bisa melakukan aktivitas secara normal.

Nilai kerugian itu, kita hitung berdasarkan banyak variabel. Misalnya penghitungannya mulai kapan mereka berada di pengungsian, biaya hidup, sekolah dan sebagainya selama belum memiliki rumah permanen,” tambahnya.

Hingga saat ini pihaknya masih mengajukan usulan bantuan terhadap korban bencana tanah gerak ke BNPB. Harapannya, nanti jika usulan itu teralisir akan dimanfaatkan untuk perbaikan sejumlah rumah yang mengalami kerusakan.