Tak Berhati-Hati Masuk Jalur Utama, Supra X Dihantam Jupiter di Jalan Purworejo-Magelang
Peristiwa

Tak Berhati-Hati Masuk Jalur Utama, Supra X Dihantam Jupiter di Jalan Purworejo-Magelang

Bener,(sorot.purworejo.co)--Dua motor bertabrakan di Jalan Purworejo-Magelang km 12 tepatnya di Desa Ketosari, Kecamatan Bener, Kamis (8/2/2018) pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Insiden ini menyebabkan tiga orang korban mengalami luka parah dan harus menjalani perawatan intensif dari rumah sakit.

Data yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi antara Honda Supra X 125 nopol AA 2621 CV yang dikendarai oleh Jik Nur Faizah (30) warga Desa Ketosari RT 02 RW 01, Kecamatan Bener dan Yamaha Jupiter nopol AA 2707 LP yang dikendarai oleh Wahyu (19) warga Desa Talunombo RT 02/ RW 04, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo.

Motor Honda Supra X bergerak dari arah barat ke arah timur dan hendak berbelok ke kanan masuk ke jalur utama di Jalan Purworejo-Magelang. Tanpa ia sadari, di jalur utama itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan ke utara Yamaha Jupiter.

Karena pengendara Honda Supra kaget, ia tak mampu menghindar dan kedua kendaraan saling berbenturan.

Pengendara atas nama Nur Faizah ceroboh dengan tidak memperhatikan arus lalu lintas yang belum aman pada saat memasuki jalur utama dan tidak mengutamakan kendaraan yang sedang berjalan di jalur utama,” ucap petugas Kanit Laka Satlantas Polres Purworejo, Ipda Tulus Priyanto, Kamis (10/08/2017) siang.

Akibat benturan, Nur Faizah dan pembonceng atas nama Bintang Lulukatil Qurrotal Aini (22) warga desa Ketosari RT 02 RW 01, Kecamatan Bener mengalami luka yang cukup serius pada bagian kaki dan tangan. Keduanya langsung dilarikan ke RSI Loano untuk mendapatkan perawatan. 

Sementara pengendara Jupiter hanya mengalami luka ringan. Namun, seorang pembonceng atas nama Hermandoko warga Desa Rojoimo RT 02 RW 02, Kecamatan/Kabupaten Wonosobo juga turut ke RSI Loano karena mengalami luka-luka di bagian wajah.

Korban atas nama Nur Faizah harus dirujuk ke RS Tidar Kabupaten Magelang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” tutup dia. (mansur)