Banser Purworejo Kecam Aksi Penyerangan di Gereja St. Lidwina
Sosial

Banser Purworejo Kecam Aksi Penyerangan di Gereja St. Lidwina

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Banser Purworejo mengecam keras tindakan penyerangan di Gereja St. Lidwina, Sleman, Yogyakarya, yang terjadi pada Minggu (11/02) kemarin.

Penyerangan yang membabi buta itu dilakukan pada saat Misa tengah berlangsung. Seperti informasi yang beredar, penyerangnya diketahui bernama Suliyono (23), seorang mahasiswa.

Kasat Korcab Banser Purworejo, Daryanto mengatakan, bagaimana mungkin anak muda produktif, terdidik, dan bahkan konon juga seorang santri, sampai sebegitu membabi buta menyerang orang lain dengan tanpa alasan yang jelas.

"Ajaran agama apa dan dapat ilmu dari mana, sampai-sampai seorang yang berlatar belakang mahasiswa sekaligus santri menyerang orang lain yang sedang beribadah," katanya, Senin (12/02/2018).

Dikatakan Daryanto, dalam suasana perang saja, menurut Nabi, tidak boleh menyerang, membuat onar atau membunuh di tempat ibadah. 

"Kami berharap kejadian ini tidak akan pernah lagi terjadi dimanapun, terlebih di Purworejo. Mari kita jaga kondusifitas kota kita tercinta ini, jaga kerukunan umat beragama," ungkapnya.

Biarlah mereka yang berbeda, karena perbedaan itu indah. Secara agama beribadah menurut keyakinan masing-masing dan tidak saling menganggu, namun dikedepankan toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

"Agamaku, agamaku, agamamu, agamamu. Jangan saling mengganggu. Saya menghimbau kepada seluruh jajaran Banser Purworejo untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap indikasi-indikasi gerakan radikalisme mengatasnamakan agama," ujar Daryanto.

Pihaknya berharap, masyarakat tetap merapat kepada aparat berwenang jika ada indikasi-indikasi gerakan memecah belah kesatuan dan persatuan.