Ngaku Anggota TNI, Pemuda Ini Kencani dan Peras Gadis-gadis
Hukum & Kriminal

Ngaku Anggota TNI, Pemuda Ini Kencani dan Peras Gadis-gadis

Pituruh,(purworejo.sorot.co)--Seorang pemuda berinisal MM (25), warga Desa Megulungkidul, Kecamatan Pituruh, terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian, Selasa, (13/02/2018). Pasalnya ia nekat mengaku menjadi anggota TNI untuk memikat para gadis dalam rangka melampiaskan nafsu bejatnya.

Kapolsek Puturuh AKP Junani Jumantoro mengungkapkan, tingkah laku pemuda tersebut sudah sejak lama diamati oleh warga sekitar. Hingga terakhir pelaku mengelabuhi seorang gadis Cimpluk (bukan nama sebenarnya) yang masih dibawa umur. Selain berhasil menyetubui korban, pelaku juga berhasil memeras uang korban sebanyak Rp. 500 ribu.

Dikatakan, setelah peristiwa itu warga berinisiatif membuntuti pelaku saat hendak menemui seorang gadis di Desa Luweng, Kecamatan Kemiri. Di tempat tersebut, pelaku kepergok warga dan saat ditanya ia mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Serma bertugas di Magelang.

Pelaku mengaku sedang melaksanakan cuti, tetapi warga tidak percaya karena tidak mampu menunjukan kartu anggota. Warga yang marah kemudian menghajarnya,” kata AKP Junani Jumantoro, Rabu (14/2/2018).

Selang beberapa lama, warga kemudian membawa pelaku ke Koramil Kemiri untuk diamankan. Selanjutnya petugas di Koramil menyerahkan pelaku ke Polsek Pituruh untuk diproses lebih lanjut. Namun dikarenakan mengalami luka yang cukup parah akibat amuk massa, pelaku di bawa ke Rumah Sakit Palang Biru Kutoarjo untuk diberikan perawatan medis. 

Rencanaya kalau sudah membaik, akan kita serahkan Unit PPA Polres Purworejo untuk proses hukum selanjutnya,” imbuhnya.

Dari hasil pemeriksan sementara, korban kebejatan dari pelaku tidak hanya satu orang. Akan tetapi, ada enam gadis yang telah mengaku pernah kenjadi korban pelaku. Namun hanya satu anak yang masih berusia di bawah umur.

Modusnya sama, saat memikat para korban pelaku mengaku menjadi anggota TNI. Selain mengajak kencan korban, pelaku juga berhasil memeras para korbannya dengan nilai bervariasi, ada yang Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu,” jelasnya

Salah satu warga, Fathurahman (24) menambahkan, pelaku sudah terkenal nakal di Desanya. Menurutnya, pelaku pernah mendaftar menjadi anggota TNI sebanyak dua kali namun gagal. Pelaku juga dikenal dengan tabiat buruk karena sering main perempuan.