Sengketa Seleksi Sekdes Pituruh, Majelis Hakim Menangkan Pihak Penggugat
Hukum & Kriminal

Sengketa Seleksi Sekdes Pituruh, Majelis Hakim Menangkan Pihak Penggugat

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Hakim Pengadilan Negeri (PN) Purworejo mememenangkan gugatan sengketa seleksi Sekertaris Desa (Sekdes) Pituruh, Kecamatan Pituruh yang diajukan oleh Faizal Muchsinun Najib.

Atas putusan Majelis Hakim PN Purworejo nomor 4/Pdt.G.S.K/2017/PN Pwr tertanggal 9 Januari 2018 tersebut, penghapusan poin delapan milik Faizal dalam seleksi Sekdes Pituruh beberapa waktu lalu dianggap perbuatan tidak sah secara hukum.

Faizal menggugat panitia Seleksi Sekdes Pituruh sebab telah menghilangkan poin delapan atas penggunaan surat keterangan lulus (SKL) sebagai pengganti ijazah sah. Atas penghilangan poin tersebut, Faizal yang semestinya peringkat pertama menjadi bergeser di peringkat dua.

Saat dikonfirmasi, Faizal menjelaskan dalam sidang gugatan pertama di PN Purworejo dengan hakim tunggal Samsumar, dirinya dinyatakan kalah. Saat itu hakim beranggapan bahwa panitia seleksi Sekdes tidak melakukan perbuatan melawan hukum.

Saat itu memang gugatan (pertama) saya ditolak. Selanjutnya saya mengajukan memori keberatan ke PN,” kata Faizal saat dikonfirmasi, Kamis (8/3/2018).

Faizal didampingi penasihat hukum dari Yayasan Adil Indonesia yang terdiri atas Difik Prasetya Adi, Yunus, Zulal Ismoro, Kuswarini Puji Astuti dan Wangsit Priyambodo kembali mengajukan gugatan. 

Sidang gugatan kedua, Majelis Hakim PN Purworejo menempatkan Sutarno sebagai ketua majelis dan Antyo Harri Susetyo serta Anshori Hironi sebagai hamim anggota. Majelis hakim menyatakan, SKL yang dikeluarkan oleh Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung sebagai pengganti sementara ijazah penggugat merupakan dokumen sah.

Oleh panitia waktu seleksi, SKL saya tidak dianggap sebagai pengganti ijazah, sehingga poin bobot pendidikan yang sudah saya kantongi akhirnya dihapus,” katanya.

Akibat pengurangan poin tersebut, dirinya yang segarusnya berada posisi pertama harus tergeser oleh M Supargiono yang kini menduduki jabatan Sekdes Pituruh. Meski memmenangkan gugatan, Faizal tidak dapat menduduki posisi Sekdes. Pasalnya tidak adanya putusan dari Majelis Hakim yang menyatakan pengangkatan Sekdes tidak sah. Pelantikan Supargiono sebagai Sekdes oleh PJ Kepala Desa dinilai sah.

Sementara itu, Kepala Bidang Kapasitas Kelembagaan Administrasi dan Sistem Informasi pada Dinas pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Purworejo Puguh Tri Hatmoko, mengatakan, Pj Kades yang memiliki kewenangan sama dengan Kades, boleh melantik dan punya kewenangan mengangkat serta memberhentikan perangkat desa.

Jadi, harus ada gugatan baru ke PTUN,” katanya.