Mufida, Anak Keluarga Miskin Penderita Hydrochepalus
Sosial

Mufida, Anak Keluarga Miskin Penderita Hydrochepalus

Bagelen,(purworejo.sorot.co)--Seorang anak di Purworejo menderita penyakit pembesaran kepala akibat cairan dalam otak atau hydrocephalus. Ana Mufida (8) anak dari pasangan Sunarto dan Samiah warga Padukuhan Piji Gumuk, RT. 002/004, Desa Piji, Kecamatan Bagelen, diketahui sejak kecil menderita hydrochepalus.

Kondisi si bocah cukup mengenaskan karena badannya kecil tetapi kepalanya terus membesar. Namun karena keterbatasan ekonomi menjadikan Sunarto tidak dapat berbuat banyak untuk pengobatan anaknya tersebut. Kondisi itu terjadi hingga Mufida berusia 4,5 tahun.

Sejak sekitar setahun yang lalu keluarga sudah terkover KIS (Kartu Indonesia Sehat) sehingga Mufida mulai mendapatkan pengobatan rutin. Dalam perkembangannya, dokter yang menangani kesehatan Mufida menyarankan untuk operasi di Rumah Sakit Dokter Sarjito Yogyakarta.

Meski biaya operasi gratis, namun keluarga ini kembali harus berfikir ulang karena keterbatasan biaya untuk transport dan kebutuhan lainya. Bekerja sebagai buruh srabutan menjadikan keluarga ini harus hidup serba pas-pasan.

Kulo niki bingung mangke pas operasi kulo mbutuhke kos dereng kebutuhan sanese (Saya bingung nanti kalau operasi membutuhkan biaya tempat tinggal, belum kebutuhan lainnya). Kulo de nyuwun bantuan, carane pripun kulo piyambak dereng ngertos . (Mau minta bantuan, caranya bagaimana saya belum tahu),” ungkap Sunarto.

Sementara itu, mendengar kabar penyakit yang diderita Mufida, Korlab komunitas Cah Perantau Peduli Berbagi (CPPB) Singapore, Maman, kemudian menyambangi kediaman orang tuanya di Padukuhan Piji Gumuk, Desa Piji. Komunitas ini berniat memberikan bantuan guna proses pengobatan Mufida. 

Besar harapan keluarga Sunarto untuk bisa merawat, mengobati dan menjaga buah hati kesayangannya dengan sepenuhnya. Dan sekiranya ada hamba yang berkenan meringankan bebannya, kita juga mengajak komunitas lain untuk segera membantu harapan keluarga,” katanya.