Korsleting Listrik, Satu Kios di Pasar Kutoarjo Ludes Terbakar
Peristiwa

Korsleting Listrik, Satu Kios di Pasar Kutoarjo Ludes Terbakar

Kutoarjo,(purworejo.sorot.co)--Satu buah kios bakso dan kupat tahu milik Ahmad Mujahit warga Kembangarum, Kelurahan Kutoarjo, Kecamatan Kutoarjo, terbakar, Rabu (14/03) dini hari. Kios yang berada di komplek Pasar Kutoarjo tersebut terbakar dan menyebabkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kasie Pemadam Kebakaran Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Sumaji mengungkapkan, peristiwa nahas tersebut bermula ketika pemilik kios Ahmad Mujahid mengecas lampu senter emergency sekira pukul 21.00 WIB. Dikarenakan sudah malam, pemilik kios menutup dan meninggalkan senter tersebut dalam kondisi dicas.

Kebetulan memang kios berukuran 3x6 meter tersebut selain digunakan untuk berjualan bakso juga jualan kupat tahu,” terangnya, Rabu pagi.

Namun sekitar pukul 02.00 WIB, tiba-tiba terjadi korsleting yang diduga berasal dari lampu senter yang sedang dicas. Percikan api pun menyambar barang di sekitarnya. Akibatnya, api membesar dan melalap seluruh isi dalam kios. 

Beruntung Damkar dapat ke lokasi dengan cepat dan segera melakukan pemadaman, sehingga tidak merambat ke kios lain,” ujanya.

Lebih lanjut Sumaji mengatakan, pertama kali peristiwa tersebut diketahui oleh pemilik konter handphone yang terletak tepat di depan kios. Selanjutnya melaporkan perihal peristiwa tersebut kepada petugas satpam yakni Agus Sudarmanto yang kebetulan saat itu sedang piket.

Kemudian Satpam tersebut langsung mengecek ke lokasi kejadian dan mendapati kepulan asap serta bau sangit dari dalam kios. Setelah itu Satpam tersebut melapor ke Polres Purworejo, kemudian ditindaklanjuti dengan menghubungi BPBD.

Sesaat setelah mendapat laporan kami mengerahkan 2 unit mobil pemadam lamgsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman, dan akhirnya dapat memadamkan api tersebut,” bebernya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, isi kios habis terbakar dengan kerugian diperkirakan mencapai 50 juta rupiah.