Memiliki Banyak Potensi Wisata, Bruno Jadi Anak Tiri Pembangunan di Purworejo
Wisata

Memiliki Banyak Potensi Wisata, Bruno Jadi Anak Tiri Pembangunan di Purworejo

Bruno,(purworejo.sorot.co)--Bruno merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Purworejo yang terletak di pojok barat laut, berjarak sekitar 40 Kilometer dari Ibu Kota Kabupaten. Bersama dengan kecamatan Kemiri dan Bener, kecamatan ini menjadi daerah merah yang angka kemiskinannya cukup tinggi.

Kecamatan Bruno sesunggguhnya memiliki berbagai potensi dalam pembangunan ekonomi berbasis pedesaan. Salah satunya, daerah pegunungan dengan pemandangan alam yang indah dan natural serta heterogenitas produk-produk pertaniannya menjadi salah satu keunggulan daerah ini. Sayangnya, potensi yang ada belum mampu dikelola menjadi keunggulan yang kompetitif.

Anggota Komisi B DPRD Purworejo, Ir.H.Ngadianto, MM mengungkapkan, Bruno masih dipandang sebelah mata, sehingga potensi komparatif yang dimiliki belum diberdayakan secara optimal.

Kondisi infrastruktur yang jelek menjadikan kurang dinamisnya pertumbuhan dan perkembangan ekonomi pedesaan di Bruno. Padahal etos kerja dan semangat kemandirian masyarakat pedesaan di Bruno sangat tinggi, ini ditandai dengan semangatnya para pemuda untuk membangun kemandirian, mobilitas tenaga produktif baik yang berkarya di Kecamatan Bruno ataupun berwira usaha ke luar daerah cukup besar. Kreativitas masyarakat terutama para pemuda membangun desanya cukup tinggi,” katanya, Senin (09/04/2018).

Kreativitas masyarakat ditandai dengan munculnya destinasi-destinasi wisata baru yang bergeliat dan menggebrak dunia wisata di Kabupaten Purworejo. Objek wisata tersebut dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang secara terstruktur, dengan memanfaatkan medsos untuk branding destinasi wisata dan memasarkan potensi masing-masing wisata desa. 

Munculnya Curug Gunung Putri yang melegenda di dunia Maya, Bukit Sigendol dengan Pesona Kayangan dan Curug Sikate, salah satu bukti kinerja pemuda desa dalam rangka memberdayakan potensi desa. Yang sangat disayangkan adalah Pemkab Purworejo belum sepenuh hatinya hadir untuk mendinamisasi perkembangan wisata di Kecamatan Bruno,” ungkapnya.

Nagadiyanto anggota DPRD dari dapil 5 Purworejo (Pituruh,Kemiri, Bruno), menegaskan, anggaran pengembangan pariwisata di Bruno yang bersumber dari APBD masih minim. Sebagian besar potensi APBD untuk pengembangan pariwisata masih difokuskan di daerah-daerah pesisir terutama Purwodadi dan pegunungan di Kecamatan Kaligesing.

Ia menyebut, kewajiban untuk membangun fasilitas umum dan fasilitas sosial di tempat-tempat wisata merupakan kewajiban Pemkab. Sebagai contoh di Curug Gunung Putri pada libur Lebaran 2017 pengunjungnya paling besar di Purworejo. Namun di sisi lain tempat itu tetapi belum ada mushola dan jumlah MCK masih sangat minim. Selain itu, akses jalan menuju ke objek wisata juga belum ideal.

Menurut Politisi PKS ini, beberapa pelaku usaha pariwisata di Bruno mengaku menjadi anak tiri dari Pemkab Purworejo. Masih banyak potensi budaya di wilayah ini yang tidak ditangkap pemerintahs ebagai poyensi wisata, di antaranya festival ingkung tiap bulan Maulud dan grebeg ingkung yang ada di masyarakat Bruno.

Seharusnya Pemkab hadir disini untuk membina dan mengembangkan potensi tersebut. Saatnya Pemkab terbuka bahwa sesunghuhnya Kecamatan Bruno adalah salah satu mutiara terpendam yang belum dimanfaatkan,” pungkasnya.