Dhitra Futsal School, Kawah Candradimuka Pemain Futsal Bocah
Olahraga

Dhitra Futsal School, Kawah Candradimuka Pemain Futsal Bocah

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Perkembangan olahraga futsal di Kabupaten Purworejo semakin menunjukan trend positif. Futsal kian menjadi primadona di dunia olahraga, tak hanya dinikmati oleh kalangan muda, banyak anak-anak usia dini pun mulai melirik olahraga futsal.

Seperti yang terlihat dalam sesi latihan Dhitra Futsa School, pemandangan berbeda nampak di Gor WR Supratman Purworejo kala itu, anak-anak usia 7-10 tahun terlihat riang bergembira belajar teknik dan skill futsal ala pemain internasional.

Puluhan pemain usia dini itu tanpa canggung memainkan bola dengan keahlianya masing-masing. Mimpi besar menjadi pemain bintang tergambar dari raut wajah mereka. Dibawah arahan pelatih berlisensi level Satu Nasional, mereka nampak bangga mempelajari teknik demi teknik futsal dibalut jersey kebanggan mereka.

Tebentuk pada tanggal 11 Maret 2017 lalu, Dihtra Futsal School kini menjadi wadah pengembangan bakat olahraga futsal bagi anak usia dini. Selain mengajarkan futsal kepada anak usia dini, Dhitra juga membuka kelas bagi kelompok umur U10-18.

Hingga kini, Dhitra Futsal School memiliki 40 siswa dari berbagai kelompok umur, separuh dari jumlah tersebut, diisi oleh siswa kelompok usia dini. Menghadirkan metode latihan yang seru dan unik, Dhitra menjadi kawah candradimuko bagi generasi penerus agar semakin mahir dan mencintai futsal.

Tujuannya memang untuk wadah bagi anak-anak U7-18 untuk menyalurkan hobinya, selain itu untuk mempersiapkan pemain-pemain futsal yang siap pakai bagi Purworejo di event kelompok umur,” ungkap Riski, salah satu tim pelatih usai sesi latihan, Sabtu (14/4/2017) petang.

Pembinaan pemain futsal sejak usia dini sangat dibutuhkan, selain sebagai wadah penyalur hobi, pembinaan melalui sekolah futsal dimaksudkan agar para pemain mempunyai basic skill dan pemahaman tata cara bermain futsal yang baik dan benar. 

Kami mengajarkan teknik-teknik futsal dan pengetahuan bermain futsal yang baik disertai dengan attitude pemain yang baik pula,” kata Riski.

Pengglembengan pemain futsal usia dini menjadi program jangka panjang Dhitra Futsal School, nantinya jika para pemain telah betul-betul siap sebagai seorang pemain profesional, mereka akan dibebaskan memilih tim futsal yang mereka idamkan. Dhitra, hadir hanya sebagai wadah berlatih.

Kami bukan akademi, kami semacam sekolah atau les futsal, bukan akademi karena kami tidak bertujuan khusus untuk membentuk sebuah tim. Jadi nantinya kalau sudah mapan, para pemain bebas ikut club manapun,” imbuhnya.

Kemahiran para pemain futsal Dhitra tak perlu diragukan lagi. Hal itu tidak lepas dari sentuhan tim pelatih yang diisi oleh Head Coach Azhar Awal Rizqie, S.Pd. Jas, Assisten Coach Galih Febrianto, S. PD, Goal Keeper coach Dimas Dwi AW dan Assisten Coach goal Keeper Sani Imami.

Pelatih-pelatih kita sudah berlisensi Satu Nasional, mereka sudah teruji dan tak perlu diragukan, pelatih kiper kita, Dimas Dwi itu mantan kiper PON Papua, BJL 2000 Semarang, dan sekarang Kiper FKB25 Bandung,” jelas Riski.

Riski berharap, berdirinya Dhitra Futsal School menjadi pelecut memotivasi penggiat futsal di Purworejo untuk membina pemain-pemain usia dini. Semakin banyak bibit unggul yang dipupuk dengan baik, dirinya yakin, kedepan Purworejo akan memiliki segudang pemain-pemain hebat.