Dibiarkan Mangkrak Delapan Tahun, PT KAI Klaim Gerbong Kereta Barang Sudah Afkir
Peristiwa

Dibiarkan Mangkrak Delapan Tahun, PT KAI Klaim Gerbong Kereta Barang Sudah Afkir

Bayan,(purworejo.sorot.co)--Sejak mangkrak kurang lebih 8 tahun silam, gerbong kereta barang yang terletak di Desa Besole malah dimanfaatkan untuk berbuat asusila oleh oknum tak bertanggungjawab. Warga berharap pihak terkait segera melakukan tindakan agar keadaan itu tidak terus berlanjut dan semakin parah.

Camat Bayan Chusairi dikonfimasi mengatakan, keberadaan ratusan gerbong tersebut sangat menggangu aktivitas warga. Dikarenakan ada ratusan gerbong yang hingga kini membentang dari wilayah Kecamatan Bayan hingga Kutoarjo.

Akibat adanya gerbong tersebut ada beberapa warga yang terpaksa memutar, kan kalau kita lihat kereta barang tersebut sangat panjang dari Bayan sampai timur Stasiun Kutoarjo,” jelasnya.

Menurutnya, jalur kereta api Purworejo menuju Kutoarjo baru ditutup pada tahun 2010 silam. Penutupan tersebut sebenarnya adalah penutupan sementara. Nantinya jalur akan kembali diaktifkan setelah perbaikan jalur secara menyeluruh dilakukan. 

Menurut informasi rel dari Stasiun Purworejo menuju Stasiun Kutoarjo masih menggunakan ukuran R 33, sementara sekarang yang harus digunakan adalah ukuran R 42. Akan tetapi entah mengapa hingga kini belum ada kabar ada perbaikan,” ujarnya.

Secara terpisah Manajer Humas PT KAI DAOP V Purwokerto Ixfan Hendriwintoko saat dihubungi sorot.co mengungkapkan, gerbong kereta yang kini mangkrak dulunya digunakan untuk mengangkut semen dan pasir kwarsa buatan tahun 1964.

Mekang sementara dihentikan sejak tahun 2010 dan masih menjadi aset PT KAI,” ujarnya

Statusnya sendiri masuk gerbong konservasi alias gerbong rucat atau afkir. Sehingga masih masuk daftar aset yang harus diamankan. Pihaknya berharap kepada warga sekitar untuk membantu menjaga aset tersebut.

Kita jaga bersama-sama, dan kalau nantinya ada pihak yang memanfaatkan tidak sebagaimana mestinya untuk diingatkan,” imbuhnya.