Tim Kampanye Tidak Taati Aturan, Ribuan Bahan Kampanye Ditempel Sembarangan
Politik

Tim Kampanye Tidak Taati Aturan, Ribuan Bahan Kampanye Ditempel Sembarangan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Ribuan bahan kampanye berbentuk poster dicopot paksa oleh petugas gabungan dari Trantib Kecamatan, Satpop PP dan Panwascam se-Kabupaten Purworejo. Pemasangan poster tersebut dinilai menyalahi aturan karena Sebagian besar ditempel di pohon dan bangunan fasilitas umum.

Menurut Ketua Panwas Kabupaten Purworejo, Rinto Hariyadi, pemasangan APK melanggar Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Reklame, Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2018 dan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Sesuai regulasi yang ada, bahan kampanye merupakan media kampanye yang model pendistribusiannya adalah disebar, bukan ditempel di pohon atau tembok gedung fasilitas umum,” ujarnya, Senin (16/4/2018).

Ia menjelaskan, reguluasi mengatur penyebaran bahan kampanye dilakukan pada saat kampanye pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, dialog, dan di tempat umum. Sehingga tim kampanye tidak boleh menyebarkan bahan kampanye dengan cara ditempel, kecuali stiker. 

Pada Perda Nomor 3 Tahun 2017 juga disebutkan, pemasangan reklame tidak boleh dilakukan di pohon. Dalam hal ini bahan kampanye merupakan salah satu bentuk reklame yang harus taat dengan Perda tersebut.

Dikatakan, pelanggaran tersebut masuk pelanggaran administrasi Pemilu. Panwas Kabupaten Purworejo sudah memberikan rekomendasi ke KPU Purworejo untuk segera memberikan sanksi teguran dan penertiban bahan kampanye ke tim kampanye. Namun, pihak tim kampanye tidak menindaklanjuti teguran tersebut, sehingga Panwas kemudian berkoordinasi dengan Satpol PP dan Kasi Trantib Kecamatan untuk melakukan penertiban.

Kami minta kepada semua tim kampanye baik Paslon nomor urut 1 maupun nomor urut 2, untuk mengikuti tahapan kampanye sesuai dengan aturan. Tetapi nyatanya tim kampanye belum sepenuhnya menaati aturan tersebut. Ini akan mencerminkan tingkat kedewasaan mereka dalam berpolitik,” pungkasnya.