Tim Sukses Sudirman-Ida Protes, Panwas : Buat Apa Kami Minta Maaf ?
Politik

Tim Sukses Sudirman-Ida Protes, Panwas : Buat Apa Kami Minta Maaf ?

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Tim sukses pasangan Calon Gubernur - Calon Wakil Gubernur Sudirman Said - Ida Fauziyah Purworejo protes terhadap tindakan Panwas, Selasa (08/05). Akan tetapi dalam klarifikasi ke Kantor Panwas Purworejo itu tidak ada titik temu dari kedua belah pihak.

Tim Sukses Sudirman-Ida Purworejo hadir sekitar 11 orang. Sedangkan dari lembaga pengawas pemilu itu terdapat Ketua Panwas Purworejo, Rinto Hariyadi didampingi anggota Ali Yafie dan Anik Ratnawati. Tampak hadir pula anggota Panwascam Bruno yang terdiri atas Hamdan, Imam Khoiri, dan Saefur R.

Dalam Klarifikasi yang dilaksanakan pertemuan di ruang kantor pun sempat terjadi adu argumentasi sengit.

Salah satu Tim Sukses Sudirman - Ida Purworejo, Samsul Hadi mengungkapkan, kedatangannya ke Kantor Panwas Kabupaten Purworejo untuk mengklarifikasi atas pencegahan Panwas terhadap Sudirman Said yang akan manggung saat menghadiri undangan pengajian di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Padukuhan Jetis, Desa Tegalsari, Kecamatan Bruno pada Sabtu (05/05) lalu.

"Kami menganggap pencegahan yang dilakukan Panwas telah melampaui batas. Itu bukan lagi melakukan pencegahan, tetapi sudah penindakan. Padahal, Pak Sudirman Said diberi porsi untuk memberi sambutan, malah gagal menyambut. Sehingga tindakan Panwas sangat merugikan kami, baik segi image maupun secara psikologis," katanya.

Lebih lanjut, persepsi masyarakat terhadap Sudirman Said yang tidak memberi sambutan saat acara itu pun menjadi negatif dan memicu adanya penggorengan isu. Pihak bersangkutan dalam hal ini Sudirman Said juga kurang nyaman ketika hendak menghadiri undangan lain karena akan diingatkan lagi oleh Panwas. 

"Mestinya tidak perlu sampai Pak Sudirman Said yang diingatkan oleh Panwas, tetapi cukup panitianya. Mengingat, Pak Sudirman Said itu hanya menghadiri undangan dan tidak dalam rangka kampanye," ujarnya.

Maka atas tindakan Panwas tersebut, Samsul menilai telah terjadi pelanggaran aturan lantaran Panwas melampaui batas kewenangan. Untuk itu, pihaknya meminta agar Panwas membuat surat pernyataan bersalah dan meminta maaf, terutama kepada Sudirman Said.

Sementara itu, Ketua Panwas Kabupaten Purworejo, Rinto Hariyadi menegaskan apa yang dilakukan Panwas itu tidak menyalahi aturan maupun prosedur.

"Jadi untuk apa kami meminta maaf," ungkapnya.

Tim Sukses Sudirman-Ida lainnya, Ery Widyovirasto yang tetap menganggap Panwas melampaui batas atas tindakan terhadap Sudirman Said pun akan berkoordinasi lebih lanjut dengan tim advokasi Provinsi Jateng.