Terekam CCTV, Nenek Pencuri Dompet di Masjid Ditangkap Polisi
Hukum & Kriminal

Terekam CCTV, Nenek Pencuri Dompet di Masjid Ditangkap Polisi

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Pencurian dompet di Masjid Agung Darul Muttaqin Purworejo yang sempat terekam kamera CCTV pada Sabtu (24/03) lalu, berhasil diungkap oleh Jajaran Unit Reskrim Polsek Purworejo. Tidak disangka pelaku merupakan nenek-nenek berusia 57 tahun. Pelaku yang diketahui berinisial Rb tersebut ditangkap tanpa perlawanan oleh petugas polisi di rumahnya wilayah Kecamatan Ngombol, Purworejo.

Kapolsek Purworejo, AKP Markotib mengungkapkan, aksi pencurian itu terjadi pada tanggal 24 Maret 2018 lalu sekitar pukul 12.45 WIB. Korban atas nama Sri Nur Rahayu, warga Dusun Selang, Kecamatan Selang, Kabupaten Kebumen.

Saat itu korban sedang melaksanakan Sholat Dzuhur, tas diletakkan di samping sebelah kiri korban. Setelah usai sholat tas dibuka, ternyata dompet sudah hilang,” kata AKP Markotib, Rabu (16/5/2018).

Menyadari telah menjadi korban pencurian, korban kemudian melapor ke petugas jaga masjid. Petugas kemudian memeriksa gambar CCTV yang ada di masjid dan benar bahwa pelaku tampak melakukan pencurian di dalam masjid. 

Korban kemudian melapor juga ke Polsek Purworejo guna dilakukan pengusutan,” tambahnya.

Dijelaskan, aksi pencurian itu sempat terunggah dan viral di media sosial. Selanjutnya bermodalkan rekaman kamera CCTV tersebut, petugas Polsek Purworejo kemudian melakukan pencarian. Kemudian pada tanggal 10 Mei 2018, tepatnya pukul 13.00 WIB, pelaku berhasil diamankan.

Adapun kerugian korban yaitu kehilangan surat-surat penting dan uang sebesar Rp 1.100.000. Sementara itu pelaku sendiri kita jerat dengan pasal 364 KUHP dengan ancanan hukuman maksimal 3 bulan penjara,” tandasnya.

Saat dimintai keterangan oleh penyidik, pelaku mengaku semua perbuatannya. Pelaku mengaku baru pertama kali melakukan pencurian, dan uangnya dimanfaatkan untuk beli obat sakit kakinya. Usai dilakukan gelar perkara di Mapolsek Purworejo, pelaku kemudian digiring ke Pengadilan Negeri Purworejo guna menjalani proses persidangan.