Kerap Tuai Polemik, DPRD Setujui Revisi Perda Hari Jadi Purworejo
Pemerintahan

Kerap Tuai Polemik, DPRD Setujui Revisi Perda Hari Jadi Purworejo

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Kerap jadi polemik di setiap tahunnya, akhirnya DPRD Kabupaten Purworejo menyetujui usulan pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) No 9 Tahun 1994 tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Purworejo.

Usulan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Hari Jadi disepakati melalui meja rapat paripurna DPRD dalam pembahasan Penetapan Perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo, kemarin sore.

Ketua DPRD, Luhur Pambudi menjelaskan, persetujuan revisi Perda No 9 Tahun 1994 tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Purworejo bukan tanpa alasan. Hal itu menyusul banyaknya masukan masyarakat yang menghendaki peninjuan ulang penetapan hari jadi. Pihaknya mengaku mengantongi banyak masukan dari berbagai pihak agar Perda yang kini menjadi acuan hari jadi Kabupaten Purworejo untuk direvisi.

Banyak masukan baik melalui saya secara langsung maupun melalui kajian-kajian, seminar dan lain-lain, Revisi Perda ini akan segera kita bahas,” katanya usai Rapat Paripurna, Senin (2/7).

Sebelumnya, lanjut Luhur, pihak legislatif dan eksekutif telah melakukan pembahasan mendalam untuk menyetujui lahirnya kesepakatan pembahasan Raperda Hari Jadi. Revisi tersebut akan masuk agenda pembahasan tahun 2018 bersama 24 Raperda lain yang sebagian telah rampung digarap. 

Awalnya hanya akan dibahas 22 Raperda, berdasarkan hasil rapat tanggal 29 Juni kemarin antara Badan Pembentukan Perda dan Bagian Hukum Setda menyepakti ada tambahan 3 Raperda prakasa DPRD termasuk tentang hari jadi. Beberapa siap jadi Perda,” ujarnya.

Ketiga Raperda tersebut yakni Hari Jadi Kabupaten Purworejo, Pembentukan Peraturan Daerah dan Raperda Perubahan atas Perda Kabupaten Purworejo No 9 Tahun 2011 tentang Retribusi Pelayanan Parkir ditepi Jalan Umum. Raperda terakhir tersebut merupakan usulan pemerintah daerah.

Jadi total 25 Raperda. Setelah tadi saya tawarkan semuanya menyetujui,” tegas Luhur.