Komite Sekolah dan Wali Murid Tolak Wacana Regruping SD Sebomenggalan
Pendidikan

Komite Sekolah dan Wali Murid Tolak Wacana Regruping SD Sebomenggalan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Wali murid, alumni serta Komite Sekolah menolak rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo yang akan me-regruping SD Sebomenggalan Kelurahan/Kabupaten Purworejo. Wacana regruping muncul menyusul rencana pengembangan Gedung Wanita Purworejo yang diperkirakan bakal menggusur bangunan SD tersebut.

Ketua Komite SD Sebomenggaan, Kiki Prihantono menyebutkan, pihaknya telah mengirim surat permohonan bantuan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Purworejo agar menjaga eksistensi sekolah. Surat teresbut ia kirim mengingat banyaknya keluhan wali murid, masyarakat serta alumni yang menolak rencana regruping.

Sekitar 300 wali murid dan alumni tanda tangan menolak regrup sekolah, ujarnya, saat ditemui di SD Sebomenggalan, Selasa (3/7/2018) siang.

Ia menceritakan, wacana regruping kian kuat dengan adanya beberapa pejabat dinas pendidikan yang datang dan meminta pihak sekolah untuk tidak menerima siswa baru pada tahun ajaran 2018/2019. Namun anehnya, permintaan itu disampaikan oleh para pejabat tanpa surat resmi. 

Bahkan wacana regrup juga mengakibatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan bangunan sekolah itu dipending.

Rencananya tahun 2018 DAK untuk perbaikan kelas 1 - 3, ternyata ditunda karena wacana itu,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Purworejo Imam Teguh Purnomo yang juga merupakan alumni SD Sebomenggalan mendukung penolakan tersebut. Kepentingan pengembangan wisata, kata Imam, seharusnya tidak mengorbankan kepentingan pendidikan.

Apabila pemerintah ingin memperluas Gedung Wanita, ia minta agar tidak mengesampingkan pendidikan. Pemkab harusnya merelokasi sekolah ke lokasi baru.

Pendidikan seharusnya lebih dikedepankan. SD Sebomenggalan ini kan SD favorit, muridnya banyak. Untuk syarat jumlah minimal jumlah siswa saja kelebihan, artinya tidak bisa diregrup. Harusnya direlokasi tidak diregrup, Pemkab harus tahu hal itu,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala SD Sebomenggalan Nurhayati mengatakan, sekolah memiliki 166 siswa kelas 2 hingga kelas 6. Sementara untuk tahun ajaran baru, sebanyak 35 siswa baru mendaftar di sekolah. SD Sebomenggalan sendiri menduduki peringkat 2 Kecamatan Purworejo dan peringkat 2 Kabupaten hasil ujian nasional. Sekolah ini juga memegang predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional.

Dalam waktu dekat akan diverifikasi Sekolah Adiwiyata Mandiri, berkas sudah dikirimkan ke provinsi,” tuturnya.