Razia Tempat Karaoke, Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras
Hukum & Kriminal

Razia Tempat Karaoke, Satpol PP Sita Ratusan Botol Miras

Purwrejo,(purworejo.sorot.co)--Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Purworejo berhasil menyita ratusan botol minuman keras (miras) dalam Operasi Penyakit Masyarakat (pekat), Senin (2/7) malam. Operasi perdana pasca libur Lebaran itu menyasar dua tempat hiburan malam.

Kepala Satpol PP Damkar Purworejo, Budi Wibowo menyebutkan, razia miras dilakukan di tempat hiburan karaoke Niten dan Batoh. Di kedua tempat karaoke tersebut pihaknya berhasil menyita sedikitnya 208 botol miras berbagai jenis yang siap dikonsumsi.

Tercatat, 115 botol miras berhasil diamankan di tempat karaoke Niten. Terbanyak miras jenis ciu sejumlah 55 botol, disusul 32 botol Anggur Merah, 22 botol Vodka, dan 6 botol Bir Bintang. Sedangkan di Karaoke Batoh, Satpol PP berhasil menyita 2 botol miras jenis Vodka, 67 botol Anggur Merah, dan 30 botol Bir Kuda Putih.

Semua miras sudah kita amankan di kantor Satpol PP, tinggal menunggu proses sidang bagi pemilik karaoke,” ungkap Budi saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (3/7/2018) sore.

Rencananya kedua pemilik karaoke akan disidangkan besok Rabu 4 Juli 2018. Mereka dinyatakan melanggar Perda no 6 Tahun 2006 tentang Larangan Miras dan Minuman Berakohol. Budi menyadari bahwa tempat hiburan malam memang menjadi salah satu lumbung peredaran miras di Kabupaten Purworejo. 

Ditempat karaoke Niten petugas baru kali ini berhasil menemukan miras. Sebelumnya petugas Satpol PP melakukan pengawasan ketat di tempat karaoke tersebut. Sementara karaoke Batoh petugas tidak hanya sekali berhasil menyita miras dengan jumlah banyak.

Yang Niten ini mainnya rapih. Kalau Batoh kemarin juga pernah kita hukum denda sampai Rp 9 juta,” ujarnya.

Melihat maraknya miras di Kabupaten Purworejo Budi mengaku akan terus melakukan razia. Tidak hanya menyisir tempat hiburan karaoke, namun pihaknya akan melakukan pengawasan secara ketat di sejumlah wilayah. Tujuannya, agar peredaran miras di Kabupaten Purworejo mampu diberantas sesuai amanat Perda no 6 Tahun 2006.