Tebing Watu Pecah, Potensi Spot Panjat Tebing dengan Keindahan Pemandangan Alam
Wisata

Tebing Watu Pecah, Potensi Spot Panjat Tebing dengan Keindahan Pemandangan Alam

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Potensi wisata di Kecamatan Pituruh terus digenjot. Beragam wisata alam kini mulai dikembangkan. Meski demikian, dibutuhkan sebuah kerja keras dan dukungan finansial yang tidak sedikit untuk menjadikannya sebagai sebuah kawasan wisata yang bernilai jual tinggi.

Ada sebuah lokasi yang tidak kalah cantik mencoba dihadirkan oleh para pemuda Karang Taruna Giri Puspita Desa Kaligondang, Kecamatan Pituruh. Keberadaan Tebing Watu Pecah yang ada di desa itu mencoba dipoles dan dibuka kembali aksesnya untuk menikmati pemandangan kawasan Pituruh dan sekitarnya dari ketinggian.

Penggiat Karang Taruna Giri Puspita Kaligondang, Nastakim mengungkapkan, anggota karang taruna telah melakukan upaya pembukaan akses jalan dengan membuka jalur penghubung antara Kaligondang dengan Desa Somogede.

Sasaran mereka adalah calon destinasi wisata Tebing Watu Pecah dengan titik utama batu yang ada di lereng Gunung Kumbang. Selain menjual pemandangan yang asri, pihaknya juga manargetkan jika lokasi itu juga akan dijadikan salah satu spot olahraga panjat tebing.

Dari cerita yang ada, dulunya pembukaan jalan itu sebenarnya sudah dilakukan. Warga dulu membukanya dengan cara meledakkan dinamit. Akibat ledakan itu batu besar yang ada terbelah dan menyisakan tebing,” ujar Nastakim, Sabtu (7/7/2018).

Dijelaskannya, keberadaan Gunung Kumbang sendiri memiliki ketinggian sekitar 20 meter, sementara sisa ledakan juga menyisakan jejak berupa bukit-bukit batu yang tingginya bervariasi dari 2 hingga 10 meter. 

Kita mencoba memanfaatkan serpihan batu kecil yang tersisa dan berencana menatanya agar lebih rapi sehingga bisa dimanfaatkan untuk jalan. Tempat itu sebenarnya cukup menarik dan dikagumi warga. Pemandangannya amat luas jika kita melihat dari sebelah batunya, kita akan di sapa oleh pemandangan yang sungguh asri,” imbuhnya.

Di waktu liburan Lebaran kemain banyak perantau yang memanfaatkan kepulangannya untuk datang ke kawasan itu untuk mengabadikan diri. Dan potensi itu berusaha ditangkap anak-anak muda agar kawasan itu semakin cantik dan layak dikunjungi.

Kedepan harapan kami maupun pemdes, lokasi ini bisa menjadi salah satu pemasukan. Memang rencana awal akan dikelola karang taruna dan bisa menjadi salah satu usaha mandiri organisasi,” tutur Nastakim.