Sejahterakan Keluarga Kecil, Bupati Purworejo Sabet Penghargaan dari Presiden
Pemerintahan

Sejahterakan Keluarga Kecil, Bupati Purworejo Sabet Penghargaan dari Presiden

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Bupati Purworejo, Agus Bastian berhasil menyabet tanda penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) dari Presiden RI Joko Widodo. Penghargaan tersebut berhak disandang Bupati atas prestasinya dalam menggerakkan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera,

Dalam kesempatan itu, penyematan lencana dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Puan Maharani pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke XXV, di gedung Graha Gubernur, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (6/7) malam.

Penghargaan tersebut sesuai dengan surat Keputusan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor : 57/Kep/02/2018 tentang penerima tanda penghargaan Manggala Karya Kencana, Wira Karya Kencana, dan Dharma Karya Kencana tahun 2018.

Pemberian penghargaan sudah sesuai mekanisme dengan serangkaian proses penilaian dari Tim Presiden dan BKKBN dengan syarat dan kriteria yang ketat. Selain itu juga telah melalui proses peninjauan lapangan untuk mengukur sejauh mana dedikasi dan kesuksesan program tersebut berjalan di wilayah masing-masing.

Penghargaan selanjutnya, berupa Manggala Karya Kencana terhadap 74 Gubernur, Bupati/ Walikota dan PKK. Ada juga penghargaan Wira Karya Kencana untuk empat profesi, serta Dharma Karya Kencana untuk 17 mitra kerja. Terakhir Cipta Karya Kencana untuk dua mitra kerja.

Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Purworejo, Agus Ari Setyadi mengungkapkan, Harganasun 2018 mengusung tema ‘Hari Keluarga, Hari Kita Semua’ dengan tagline Cinta Keluarga Cinta Terencana. Tagline tersebut bermakna bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional merupakan momen untuk mengingatkan kembali pentingnya mencintai keluarga dan pentingnya perencanaan dalam membangun keluarga dengan baik.

"Keluarga mrpkn ujung tombak dalam membangun SDM dan kunci untuk menciptakan generasi yg berkualitas," katanya.