Penyandang Disabilitas Didorong Ikut Aktif Dalam Musrembang
Pemerintahan

Penyandang Disabilitas Didorong Ikut Aktif Dalam Musrembang

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Ikatan Disabilitas Purworejo (IDP) mendorong anggotanya agar aktif dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) di tingkat desa hingga kabupaten. Ketua IDP, Simponiarto mengungkapkan, sudah saatnya penyandang disabilitas tidak hanya menjadi penonton.

Namun, penyandang disabilitas harus turut serta dalam menentukan kebijakan serta arah pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan penyandang disabilitas secara langsung.

Saat ini belum banyak dari kami (difabel) yang dilibatkan dalam penyusunan program di Desa melalui musrembang.,” katanya di sela-sela seminar pentingnya peran serta disabilitas dalam pembangunan di RM Dardo, Senin (9/7/2018) siang.

Hadir dalam kesempatan itu, Asisten III Sekda Purworejo, Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Bappeda, Camat se-Kabupaten Purwororejo serta perwakilan organisasi penyandang disabilitisa se-Kabupaten Purworejo. 

Saat ini, lanjut Simponi, ia menyadari sebagian besar penyandang disabilitas masih menggantungkan diri kepada pemerintah, khususnya dalam hal pembangunan. Oleh karenanya, melalui kegiatan bertema Disabilitas Bersatu Disabilitas Maju ini pihaknya ingin menggugah semangat difabel untuk aktif di desanya masing-masing.

Kami ingin bukan hanya diperhatikan pemerintah, melainkan kami juga ingin aktif. Kita dorong agar temen-temen harus aktif dulu, berani keluar, berani bersuara, khususnya demi kepentingan kami (difabel),” katanya.

Keikutsertaan penyandang disabilitas dalam proses musrembang sangat dibutuhkan. Selain memiliki hak yang sama, difabel juga berhak menyuarakan aspirasi bagi kepentingannya sendiri. Ia pun berharap, keterlibatan difabel dalam proses pembangunan akan semakin mendukung pembangunan ramah bagi difabel di Kabupaten Purworejo.

Contoh tentunya kita ingin setia fasilitas umum itu ramah bagi masyarakat difabel. Saat ini belum 100 persen menyentuh ke arah situ,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten III Sekda Purworejo, Muh Wuryanto mengungkapkan, musrenbang tingkat desa hingga kabupaten sangat strategis sebagai kanal penyaluran aspirasi masyarakat, khususnya kepentingan penyandang disabilitas. Oleh karenanya ia mendukung agar masyarakat penyandang disabilitas aktif dalam setiap kegiatan penyusunan perencanaan kebijakan di tingkat Desa.

Kita tentu tidak akan mengesampingkan siapapun, semua memiliki hak yang sama,” ujarnya.