Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Daerah Terpencil Ludes Diamuk Si Jago Merah
Peristiwa

Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Daerah Terpencil Ludes Diamuk Si Jago Merah

Bener,(purworejo.sorot.co)--Diduga akibat korsleting listrik, sebuah rumah di Padukuhan Kaliawis RT.02/RW.04, Desa Wadas, Kecamatan Bener, ludes diamuk si jago merah, Rabu (11/07) malam. Kebakaran meludeskan hamper seluruh isi rumah milik Muhtar (52), dengan kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, diketahui pertama kali oleh istri Muhtar, Suwaidah (50). Ketika itu, Suwaidah yang terlelap tidur terbangun dan langsung melihat kamar anak sebelah timur sudah terbakar. Api makin cengan cepat membesar hingga merambat ke atap rumah.

Melihat kejadian itu, Suwaidah langsung berteriak minta tolong warga dan berlari keluar rumah. Namun, karena lokasi yang cukup terpencil dan susahnya akses jalan menuju rumahnya, sehingga teriakan saksi pun tak banyak didengar oleh warga lainnya.

Saya pas tidur tiba-tiba ada yang membangunkan, setelah mengetahui itu saya langsung membangunkan anak-anak saya dan suami saya, untung anak saya yang biasanya tidur di kamar itu, kebetulan tidur bersama saya di ruang depan,” katanya.

Guna mengantisipasi api agar tidak merembet, pemilik rumah berinisiatif mengambil tangga dan naik ke atap berusaha memisahkan genteng-genteng dapur dengan rumah tengah. Namun usahanya sia-sia karena api sudah terlanjur membesar dan melahap rumahnya. Akibatnya, hampir semua barang ludes terbakar termasuk surat-surat penting. 

Dengan bantuan warga yang berdatangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB dengan menggunakan peralatan seadanya.

Karena tetangga jaraknya jauh, api sudah terlanjur membesar. Rumah saya sudah tidak bisa diselamatakan, semua ludes,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kebakaran meludeskan barang-barang di antaranya uang tunai sekitar Rp 7 juta, perhiasan emas 8 gram dan surat-surat berharga dengan toal kerugian diperkirakan mencapai Rp. 40 juta. Saat ini, warga dan petugas dari Koramil dan Polsek Bener melaksanakan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing rumah.