Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Minta BUMDes Angkat Produk Unggulan
Ekonomi

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Bupati Minta BUMDes Angkat Produk Unggulan

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Bupati Purworejo, Agus Bastian meminta agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Purworejo dapat mencari produk yang bisa menjadi keunggulan desa. Melalui Bumdes diharapkan muncul desa mandiri secara ekonomi.

Hal itu Bupati tegaskan saat meresmikan bangunan Kantor BUMDes Maju Mandiri (M2) Desa Kemadu, Kecamatan Kutoarjo. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati dan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Yuli Hastuti.

Peresmian BUMDes tersebut merupakan satu rangkaian kegiatan Bupati saba desa Rabu-Kamis 11-12/7/2018. Dalam kesempatan itu Bupati bersama rombongan menyempatkan mampir di desa-desa yang searah dengan Desa Wirun Kecamatan Kutoarjo tempat diselenggarakannya Bupati saba desa. Rombongan mampir di tiga desa masing-masing Sokoharjo, Kemadu dan Kaligesing.

Hadirnya BUMDes tentu diharapkan mampu meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, BUMDes ini harus menghadirkan produk-produk khas dari desanya masing-masing,” kata Bupati.

Dikatakan, BUMDes menjadi salah satu pilar kesejahteraan bangsa, karena BUMDes tidak lain adalah usaha yang didirikan atas dasar komitmen bersama masyarakat. Keberadaan BUMDes dinilai sangat efektif untuk membangkitkan usaha rakyat. Oleh karenanya ia sangat berharap, setiap desa mampu menghadirkan serta mengangkat produk-produk unggulan desa. 

Sementara itu, Kepala Desa Kemadu Sutiyono mengungkapkan jika desa telah mengalokasikan kucuran dana senilai Rp 60 juta untuk kegiatan BUMDes di tahun 2018. Dana tersebut dipergunakan untuk membangkitkan kembali produksi sapu ijuk yang sempat mati suri.

"Warga desa kami dulunya dikenal sebagai penghasil sapu ijuk yang sudah dikenal hingga wilayah Purwokerto dan Cilacap," jelas Sutiyono.

Setidaknya 3 tahun terakhir, usaha tersebut dibangkitkan lagi dengan mengucurkan permodalan bagi warga. Dan sekarang secara bertahap usaha itu mulai berjalan.

"Kami mendapatkan bimbingan dari Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Purworejo tentang pembuatan sapu ijuk yang baik. Alhamdulillah sekarang produk itu sudah berjalan dan kita bisa mensuplai banyak sekolah di seputaran Kutoarjo," imbuh Sutiyono.