Pementasan Kesenian “Satekari” SMA 7 Purworejo Pukau Penonton
Budaya

Pementasan Kesenian “Satekari” SMA 7 Purworejo Pukau Penonton

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Apa jadinya jika empat jenis kesenian dipentaskan dalam satu panggung? Puluhan siswa SMA Negeri 7 Purworejo menjawabnya. Dalam rangka menyambut awal tahun ajaran baru, SMA Negeri 7 Purworejo, menggelar malam pentas seni dengan menampilkan paduan empat kesenian di Wisma Budaya, Senin (30/07) malam.

Sang sutradara Chusnul mengungkapkan, empat jenis kesenian tersebut meliputi seni suara, teater, karawitan dan tari (Satekari). Pementasan Satekeri dimainkan oleh puluhan siswa terdiri dari pemain teater 15 orang, karawitan 12 orang, penari 12 orang dan paduan suara sebanyak 24 orang. Mereka berkolaborasi dalam satu pementasan apik dengan membawakan cerita perebutan kekuasaan di Negeri Bernama Mandala.

Kami mencoba memadukan empat kesenian dalam satu pementasan dalam satu panggung dan hasilnya cukup luar biasa. Anak-anak tampil maksimal selama pementasan dengan durasi sekitar 1 jam 20 menit. Persiapan kami cukup lama karena banyak pemain yang terlibat, kami latihan sebanyak 26 kali,” ungkap Chusnul.

Dalam pementasan sendiri diceritakan hilangnya seorang putri kerajaan yang sebenarnya telah dijodohkan dengan Raja Devangga dari Mandala. Sementara Anjani, adik raja yang tidak suka kakaknya mempunyai tahta menyihir Raja Devangga Menjadi manusia setengah kera. 

Devangga pun lalu melarikan diri kedalam hutan. Anjani, adik Devangga menginginkan sang raja lenyap agar bisa memiliki tahta selama lamanya. Sampai suatu ketika Devangga ditolong seorang putri raja yang menyamar laki laki untuk menyembuhkan dirinya dari manusia setengah kera.

Dengan rasa kasih sayang yang tulus akhirnya Devangga dapat lepas dari kutukan sang penyihir. Sampai akhirnya kutukan itu hilang, karena sang putri yang hilang ternyata mencintai sang raja,” terangnya.

Chusnul mengapresiasi seluruh siswa yang dengan penuh totalitas memainkan peran masing-masing sehingga pementasan berjalan lancar dan mendapat sambutan meriah dari para penonton yang terdiri dari para guru dan orang tua siswa.

Salah seorang penonton yang juga wali siswa, Jayadi mengungkapkan, pertunjukan dalam perpaduan itu sangat luar biasa

Ini bagus banget, saya sangat terbawa suasana. Meski mereka masih sekelas siswa SMA tetapi sudah menunjukkan bakat seninya,” ujarnya.