Resmi Dilantik, Ratusan Pengawas Desa Ditantang Jaga Netralitas dan Integritas
Peristiwa

Resmi Dilantik, Ratusan Pengawas Desa Ditantang Jaga Netralitas dan Integritas

Purworejo,(puworejo.sorot.co)--Sebanyak‎ 494 Pengawas Pemilu Desa (PPD) se Kabupaten Purworejo resmi dilantik mulai Selasa (7/8/2018) hingga Kamis (9/8/2018). Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah dilaksanakan secara serentak di seluruh Kecamatan se Purworejo.

Komisioner Panwaslu Kabupaten Purworejo Ali Wafie mengungkapkan, PPD dibentuk untuk mengawal seluruh tahapan pemillu legislatif dan pemilihan presiden dan wakil presiden pada tahun 2019 mendatang. Seluruh anggota PPD dituntut untuk menjaga netralitas dan menjunjung tinggi integritas. Dalam melaksanakan tugas pengawasan, PPL juga dituntut untuk bekerja keras karena melakukan pengawasan di wilayah satu desa.

Karena satu desa hanya diampu oleh satu orang PPD, jadi memang membutuhkan kerja ekstra yang luar biasa. Ada beberapa kecamatan yang mengevaluasi anggota PPD sehingga harus diganti, tetapi mayoritas seluruh anggota diambil dari PPD Pilgub kemarin,” jelasnya, Rabu siang.

Lebih jauh ia menegaskan, PPD diminta mengawasi dan melakukan pencegahan pun dan turut andil dalam melakukan sosialisasi sehingga diharapkan mampu mengurangi pelanggaran. Petugas PPD dapat mengajak semua tokoh pemuda, agama dan tokoh masyarakat ikut serta melakukan pengawasan. 

Karena tidak bisa dipungkiri, PPD adalah unjung tombak pengawas pada level desa,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panwascam Bayan Purwanto saat melantik PPD se Kecamatan Bayan menekankan, suluruh PPD harus mempelajari regulasi yang berlaku terkait penyelenggaraan pemilu. Seperti PKPU terkaiit tahapan pemilu, Perbawaslu yang menjadi acuan pokok dan tidak kalah penting yaitu UU No 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Purwanto meminta kepada seluruh PPD yang telah diambil sumpahnya agar segera menyesuaikan kinerja yang sudah dilakukan oleh Panwaskab dan Panwascam. PPD harus memperlakukan semua peserta pemilu dengan setara dan tidak memihak.

Integritas menjadi hal yang mendasar bagi penyelenggara pemilu, harapanya kedepan dapat dibuktikan melalui kinerja pengawasan,” tandasnya.