Keliling Kelas Bawa Kardus, Siswa SDIT Salsabila Galang Dana Peduli Lombok
Sosial

Keliling Kelas Bawa Kardus, Siswa SDIT Salsabila Galang Dana Peduli Lombok

Purworejo,(purworejo.sorot.co)--Dukungan kemanusiaan terhadap korban gempa Lombok terus mengalir dari berbagai lemen masyarakat di sjumlah daerah. Rasa simpatik masyarakat untuk korban gempa bumi di Lombok dalam bentuk penggalangan dana dilakukan masyarakat, LSM, mahasiswa maupun organisasi kepemudaan. Pun yang dilakukan oleh para siswa-siswi siswa SDIT Salsabila Purworejo.

Mereka melakukan penggalangan dana selama satu minggu mulai dari Selasa, (07/08/2018) hingga Senin, (13/08/2018) yang akan datang. Dengan mengenakan seragam lengkap siswa-siswi yang tergabung dalam PMR (Palang Merah Remaja) sekolah setempat tersebut berkeliling ke setiap kelas bermodalkan kardus.

Tidak hanya para siswa, guru dan orang tua wali juga kita minta sumbangan,” ujar Imam Taufik salah satu pembina PMR SD IT Salsabila, Kamis, (09/08/2018) Pagi.

Menurutnya, musibah gempa bumi di Lombok telah mengetuk rasa kemanusian terutama para siswa untuk menyisihkan uang jajan mereka demi membantu korban gempa. Melihat hal itu, Pembina PMR bereaksi dengan membuat gerakan peduli Gempa Lombok. Selain kekurangan kebutuhan pokok selama pengungsian, para korban pun harus menjalani hidup di tengah rasa takut. 

Temtu kondisi tersebut menjadi duka tidak hanya bagi masyarakat Lombok tetapi juga seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Ia memaparkan, untuk perolehan pada dua hari kemarin berhasil terkumpul dana sebesar Rp. 5.577.000,. Adapun, pihaknya akan terus mengupayakan pengumpulan sumbangan dengan harapan akan terus bertambah. Jika ada masyarakat yang tergerak untuk membantu, pihak sekolah juga memfasilitasi dengan menyumbangkan melalui sekolah baik datang langsung atau melalui rekening resmi SDIT Salsabila.

Kalau nanti sudah terkumpul, penyalurannya lewat yayasan SPA (Silaturrahmi Pecinta Anak) Yogyakarta,” katanya.

Sementara itu salah satu Aggota PMR SDIT Salsabila, Adinda Auliya merasa senang dengan kegiatan ini. Siswa kelas 5 ini mengaku bangga bisa memberikan bantuan terhadap korban gempa bumi di Lombok.

Kita cari bantuan sebanyak-banyaknya, supaya temen-temen yang disana dapat terbantu,” ucapnya.